Jatimmandiri.id- Timnas Jerman memulai kampanye Piala Dunia dengan kemenangan meyakinkan setelah membantai Curacao dengan skor 7-1.
Pelatih Julian Nagelsmann menyebut hasil ini menjadi momentum penting kebangkitan tim usai gagal lolos dari fase grup dalam dua edisi sebelumnya.
Meski menang besar, laga sempat berjalan tidak mudah di awal.
Curacao yang menjalani debut di Piala Dunia mampu mencetak gol bersejarah melalui Livano Comenencia, sekaligus menyamakan skor setelah tertinggal.
Nagelsmann mengakui timnya sempat kesulitan menembus pertahanan lawan.
Banyak peluang yang terblok di area kotak penalti, meski secara permainan Jerman tampil dominan sejak awal.
“Kami seharusnya bisa unggul lebih cepat jika sedikit beruntung. Namun respons tim setelah kebobolan sangat baik,” ujar Nagelsmann.
Gol penyeimbang dari Curacao justru menjadi ujian mental bagi Jerman.
Namun, mereka mampu bangkit dengan cepat. Pada menit ke-38, Nico Schlotterbeck membawa Jerman kembali unggul lewat sundulan hasil sepak pojok.
Setelah itu, permainan Jerman semakin berkembang.
Kai Havertz mencetak dua gol, termasuk dari titik penalti, sementara Jamal Musiala menambah keunggulan di awal babak kedua.
Nagelsmann menilai laga ini menunjukkan karakter timnya yang mulai solid.
Ia juga mengapresiasi Curacao yang tampil disiplin dan berani, bahkan sempat merepotkan lini belakang Jerman.
“Lawan bermain lebih baik dari yang diperkirakan. Mereka tampil rapi dan memiliki keberanian dalam duel satu lawan satu,” katanya.
Curacao menggunakan formasi 4-4-2 berlian yang cukup jarang digunakan di sepak bola modern.
Hal ini sempat membuat Jerman butuh waktu untuk beradaptasi.
Bahkan, jeda minum yang diberikan di tengah pertandingan menjadi momen penting bagi tim untuk melakukan penyesuaian taktik.
Memasuki babak kedua, Jerman tampil semakin dominan.
Mereka mampu mengontrol permainan, menciptakan banyak peluang, dan mencetak gol dari berbagai skema, baik bola mati, penguasaan bola, maupun serangan balik.
Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal kebangkitan Jerman setelah kegagalan pahit di Piala Dunia sebelumnya, termasuk kekalahan dari Jepang yang membuat mereka tersingkir lebih awal.
“Secara keseluruhan, saya sangat puas. Ini awal yang baik dan kami menunjukkan kombinasi permainan yang efektif,” tutup Nagelsmann.












