Edu-Life & Sport

90 Buku PAI Resmi Diluncurkan Kemenag untuk Madrasah

×

90 Buku PAI Resmi Diluncurkan Kemenag untuk Madrasah

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno.
Example 468x60

Jakarta Jatimmandiri.id – Kementerian Agama (Kemenag) memperluas akses bahan ajar digital bagi madrasah dengan menyediakan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab yang dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kemenag. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sekaligus mendukung implementasi kurikulum terbaru di seluruh jenjang pendidikan madrasah.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa seluruh buku tersebut diperuntukkan bagi siswa mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), termasuk Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Kami sudah siapkan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis,” ujar Suyitno di Jakarta, Selasa (4/08) seperti dikutip dari Antara.

Dari total koleksi tersebut, sebanyak 58 Buku Teks Utama (BTU) disusun untuk mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di jenjang MI, MTs, dan MA. Sementara 32 buku lainnya disiapkan khusus bagi siswa MAN Program Keagamaan (MAPK).

Menurut Suyitno, penyediaan buku digital ini merupakan bentuk pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, yang mewajibkan pemerintah menghadirkan bahan ajar berkualitas. Format digital dipilih agar lebih efisien sekaligus memudahkan guru dan peserta didik mengakses materi pembelajaran kapan saja.

Ia menambahkan, penyusunan buku dilakukan melalui proses yang ketat, mulai dari seleksi penulis, telaah oleh reviewer, evaluasi penilai, hingga supervisi dengan melibatkan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kemenag.

Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khodijah, mengatakan penerbitan buku ini menjadi tindak lanjut dari Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Baca Juga  Kejutan! Raja Turnamen Tersingkir dari Piala Dunia, Jerman Kalah Adu Penalti

Buku yang diterbitkan mencakup mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), serta Bahasa Arab untuk jenjang MI hingga MA/MAK. Khusus untuk MAPK, tersedia pula buku Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab yang disusun dengan pengantar berbahasa Arab.

Nyayu menjelaskan, materi dalam BTU dikemas menggunakan pendekatan yang lebih mudah dipahami agar mampu membentuk karakter dan moral peserta didik. Untuk siswa MI dan MTs, materi dirancang lebih interaktif sehingga mendorong pengamalan nilai-nilai Islam yang ramah, moderat, dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sebagai sumber belajar, buku tersebut juga mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mengusung konsep Panca Cinta, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.

“Buku ini tidak hanya membekali murid dengan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang moderat, saling menghormati, toleran, serta menghindari sikap merasa paling benar,” ujar Nyayu.

Melalui penyediaan puluhan buku digital ini, Kemenag berharap kualitas pembelajaran di madrasah semakin meningkat sekaligus memperluas akses siswa dan guru terhadap bahan ajar yang bermutu tanpa biaya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *