BeritaDalam Negeri

Jatim Berpeluang Dapat Tambahan TKD

×

Jatim Berpeluang Dapat Tambahan TKD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya, Jatim Mandiri – Sejumlah Kabupaten/Kota di Jatim berpeluang mendapat tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Sebab, pemerintah memprioritaskan daerah ber-PAD rendah dan terdampak bencana dalam dukungan fiskal.

“Jadi kalau ada tambahan TKD untuk secara nasional di samping daerah-daerah yang PAD-nya rendah, itu yang menjadi prioritas. Kedua adalah daerah bencana,” ujar Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Jakarta, Rabu (19/8).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pada 5 Agustus 2026 lalu, Tito mengatakan pemerintah menambah TKD nasional sebesar Rp18,9 triliun. Tambahan dana tersebut antara lain untuk membantu daerah yang mengalami kesulitan membiayai belanja pegawai, termasuk pembayaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kebijakan tersebut membuka peluang bagi daerah di Jatim yang memenuhi kriteria prioritas. Namun, penetapan penerima tambahan TKD tetap bergantung pada evaluasi dan verifikasi pemerintah pusat.

Di Jatim, kapasitas fiskal antardaerah tidak seragam. Kondisi tersebut membuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai kebutuhan pelayanan publik dan belanja pemerintahan juga berbeda.

Selain kapasitas fiskal, sejumlah daerah di Jatim juga menghadapi bencana hidrometeorologi sepanjang 2026. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang dapat diperhitungkan pemerintah dalam menentukan dukungan fiskal.

Probolinggo, misalnya, mengalami banjir dan longsor pada Januari 2026 yang berdampak terhadap tujuh jembatan dan 40 rumah serta menyebabkan satu korban jiwa. Sedangkan Kabupaten Malang juga mengalami banjir bandang yang berdampak terhadap sejumlah rumah dan sempat mengisolasi satu dusun. Sementara itu, Ponorogo pada Agustus 2026 menetapkan status siaga darurat kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan selama 90 hari. Sejumlah daerah lain di Jatim juga menghadapi ancaman kekeringan dan bencana hidrometeorologi.

Namun, kondisi tersebut belum berarti daerah bersangkutan telah ditetapkan sebagai penerima tambahan TKD. Secara nasional, realisasi pendapatan APBD hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp606,8 triliun atau 51,05 persen dari target. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Rp691,8 triliun atau 51,93 persen pada periode sama 2025.

Baca Juga  Berbagi Pengalaman di Mina, Ning Lia: Jangan Terburu-buru, Ketenangan adalah Kunci

Sebaliknya, realisasi belanja daerah mencapai Rp538,6 triliun atau sekitar 42,5 persen dari pagu. Realisasi tersebut meningkat dibandingkan 41,7 persen pada periode yang sama tahun lalu. “Kemendagri akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan pendapatan dan belanja daerah,” kata Tito.

Pemerintah menilai evaluasi diperlukan untuk menjaga kapasitas fiskal daerah dan memastikan belanja pemerintah daerah tetap berjalan sesuai kebutuhan. Di Jatim, pemerintah daerah perlu memastikan data kapasitas fiskal, kebutuhan belanja, dan dampak bencana tercatat secara akurat. Data tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penentuan dukungan fiskal pemerintah pusat. (*/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate 5,75 persen di tengah tekanan global yang belum mereda demi menjaga stabilitas…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya dan Regional XII Surabaya Bali Nusra menggandeng investor serta sejumlah lembaga…

Berita

Korban Bertambah Jadi 71 Jiwa Jakarta, Jatim Mandiri Korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur,…

Berita

Kekeringan Melanda 22 Daerah di Jatim Surabaya, Jatim Mandiri Kekeringan melanda 22 kabupaten/kota di Jatim dan berdampak pada sekitar 24.136…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Bukan reruntuhan yang pertama kali ditemukan pemain, melainkan sebuah Atlantis yang masih hidup. Pelabuhan ramai, perdagangan…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Pemerintah menyiapkan sumber pasokan Compressed Natural Gas (CNG) melalui pengembangan kilang mini. Dukungan atas upaya implementasi CNG…