Madiun, Jatimmandiri.id – Penumpang Kereta Api Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS) rute Caruban–Madiun–Bandara Adi Soemarmo perlu menyesuaikan waktu perjalanan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memberlakukan perubahan jadwal keberangkatan mulai Senin, 2 November 2026.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, penyesuaian dilakukan untuk mengoptimalkan integrasi antarmoda transportasi sekaligus meningkatkan ketepatan waktu perjalanan.
“Penyesuaian jadwal ini merupakan komitmen PT KAI dalam memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat Madiun, Caruban, dan sekitarnya,” ujarnya di Madiun, Minggu.
KA BIAS melayani sejumlah stasiun strategis, mulai Caruban, Madiun, Magetan, Ngawi, Walikukun, Sragen, Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, Kadipiro, hingga Bandara Adi Soemarmo.
Sejak masa uji coba, kereta ini menjadi salah satu pilihan masyarakat, baik untuk menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo maupun bepergian ke Solo dan sekitarnya.
Dari Stasiun Caruban, jadwal pukul 05.40 WIB dimajukan menjadi 05.25 WIB dengan kedatangan di bandara pukul 08.01 WIB dari sebelumnya 08.03 WIB. Keberangkatan pukul 11.15 WIB juga maju menjadi 11.05 WIB, sedangkan kedatangan berubah dari 13.38 WIB menjadi 13.40 WIB.
Dari Madiun, keberangkatan pukul 16.20 WIB bergeser menjadi 16.35 WIB. Kereta tiba di bandara pukul 18.53 WIB, dari jadwal sebelumnya 18.24 WIB. Sementara keberangkatan pukul 08.10 WIB dan 15.00 WIB tetap, dengan kedatangan masing-masing pukul 11.29 WIB dan 17.30 WIB.
Tohari meminta penumpang memeriksa kembali jadwal pada tiket dan datang lebih awal.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelanggan setia KA BIAS, khususnya yang berangkat dari Stasiun Caruban dan Stasiun Madiun, untuk dapat datang lebih awal ke stasiun. Setidaknya 30 menit sebelum jam keberangkatan kereta api, guna menghindari risiko tertinggal kereta mengingat adanya penyesuaian jadwal baru ini,” katanya pula.












