Jatim

HUT ke-81 RI, Khofifah Tegaskan Jatim Siap Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

HUT ke-81 RI, Khofifah Tegaskan Jatim Siap Wujudkan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
HUT ke-81 RI
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember Surabaya, tepat pukul 00.00 WIB, Senin (17/8/2026)
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Peringatan HUT ke-81 RI jadi momentum penguatan kedaulatan pangan berkelanjutan di Jawa Timur.
  • Gubernur Khofifah tegaskan Jatim pimpin produksi nasional komoditas padi, beras, jagung, telur, hingga sapi.
  • Sinergi lintas elemen selaras dengan program prioritas ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi landasan pacu bagi Provinsi Jawa Timur untuk terus memperkokoh kedaulatan pangan secara berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan sebagai wujud nyata mengisi kemerdekaan menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan hal tersebut usai memimpin jalannya Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember, Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, tepat pukul 00.00 WIB, Senin (17/8/2026). Prosesi khidmat di tengah malam peringatan kemerdekaan itu turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran TNI-Polri, Pramuka, dan kalangan mahasiswa.

Khofifah menjelaskan bahwa seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jawa Timur didesain untuk memperkuat tekad bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya di sektor-sektor produksi strategis.

“Tema besarnya adalah Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Maka hari ini upacara di Grahadi pada pagi hari merupakan bagian dari komitmen kita bersama, sinergitas dari nelayan, petani, peternak, dan tentu TNI-Polri yang juga mendukung ketahanan pangan,” ujar Khofifah.

Sinergi Lintas Sektor Antarkan Jatim Puncaki Produksi Pangan Nasional

Ketahanan pangan secara khusus diangkat menjadi tema sentral dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih di Gedung Negara Grahadi pada Senin pagi. Langkah ini diambil untuk mengedukasi sekaligus mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terus menjaga ketersediaan rantai pasok pangan di tingkat regional maupun nasional.

Baca Juga  Hari Tani Nasional 2026: Produksi Padi Jatim Tembus 9,86 Juta Ton, Khofifah Pacu Kesejahteraan Petani

“Kita ingin menyampaikan kepada masyarakat Jawa Timur bahwa peran serta para petani, para nelayan, para peternak, seluruh jajaran Forkopimda ini sudah menjadikan Jawa Timur tertinggi produksi padi, beras, jagung, juga telur, begitu juga daging sapi,” jelas Khofifah.

Menurut Gubernur perempuan pertama di Jatim ini, tingginya angka produksi pada berbagai komoditas pangan pokok tersebut bukan diraih secara instan, melainkan buah dari kolaborasi harmonis antara kebijakan pemerintah dan kerja keras masyarakat di lapangan. Pondasi ini menjadi modal kuat bagi Jawa Timur untuk bertransformasi dari sekadar tahan pangan menuju fase berdaulat secara mandiri.

“Ini menjadi bagian dari syukur nikmat kita, sinergitas kita semuanya sehingga menjadikan Jawa Timur ini siap, tidak hanya ketahanan pangan tapi kedaulatan pangan berkelanjutan,” tuturnya.

Selaras dengan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto

Khofifah menggarisbawahi bahwa lompatan Jawa Timur dalam mempertahankan status lumbung pangan nasional berjalan selaras dengan agenda strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan swasembada pangan sebagai pilar utama kedaulatan negara.

“Ini bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo yang selalu menekankan untuk bisa mewujudkan ketahanan pangan. Jawa Timur sendiri sudah sampai pada tahapan kedaulatan pangan berkelanjutan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Khofifah menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus memelihara kultur gotong royong dalam memajukan sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta industri olahan pangan pendukungnya. Bagi Khofifah, pemenuhan pangan masyarakat adalah hak asasi sekaligus esensi utama dari cita-cita kemerdekaan bangsa.

“Itulah yang kita harapkan bahwa Indonesia berdaulat, adil dan makmur. Kita ingin masuk pada sektor pangan,” imbuhnya.

Menutup keterangannya, Khofifah berharap momentum sakral peringatan proklamasi kemerdekaan ke-81 ini semakin mempertebal nasionalisme dan komitmen warga Jatim dalam menyukseskan pembangunan bangsa.

Baca Juga  KPK Panggil Aspri Bupati Tulungagung Nonaktif

“Selamat memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Salam merdeka semuanya,” pungkas Khofifah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…