Jateng

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sragen Resmikan Rumah Baru Mbah Lampi di Desa Gading

×

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sragen Resmikan Rumah Baru Mbah Lampi di Desa Gading

Sebarkan artikel ini
Polres Sragen meresmikan rumah baru untuk Mbah Lampi melalui program bedah rumah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Program ini menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Momen penuh haru mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Sragen.

Seorang lansia bernama Mbah Lampi, warga Desa Gading, Kecamatan Tanon, akhirnya dapat menempati rumah baru setelah hunian lamanya direnovasi melalui program bedah rumah yang digagas Polres Sragen.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Peresmian rumah tersebut berlangsung menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Suasana emosional terasa saat Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menggandeng tangan Mbah Lampi menuju rumah barunya yang kini lebih layak huni.

Dengan langkah perlahan, Mbah Lampi memasuki rumah yang telah selesai dibangun.

Kehadirannya disambut tepuk tangan, doa, dan rasa syukur dari warga yang turut menyaksikan momen tersebut.

Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti sosial Polres Sragen sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Sragen, para pejabat utama Polres Sragen, jajaran Kapolsek wilayah Kawedanan Gemolong, Kepala Desa Gading beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, relawan, dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Rumah ini bukan hanya sebuah bangunan, tetapi ada harapan, kepedulian, dan semangat gotong royong dari banyak pihak agar Mbah Lampi bisa hidup lebih nyaman dan layak,” ujar AKBP Dewiana.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah tersebut berawal dari pendataan warga yang membutuhkan bantuan.

Setelah mengetahui kondisi Mbah Lampi yang hidup seorang diri dengan rumah yang tidak layak huni, Polres Sragen bersama berbagai elemen masyarakat segera berinisiatif melakukan renovasi.

Pembangunan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya rumah tersebut rampung dan siap dihuni menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Baca Juga  Polemik Seleksi BCKS SMP Sragen, Forum Guru Layangkan Keberatan

Menurut Kapolres, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung bagi warga.

“Harapannya, kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan,” katanya.

Prosesi peresmian berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Warga yang sebelumnya bergotong royong membantu proses pembangunan tampak bahagia melihat Mbah Lampi kini memiliki rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati.

Ucapan terima kasih dan doa mengalir dari warga kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

Kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu implementasi nyata semangat “Polri untuk Masyarakat” yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Bagi Mbah Lampi, rumah baru tersebut bukan sekadar tempat berlindung, melainkan simbol kepedulian dan kasih sayang dari banyak pihak.

Senyum bahagia yang terpancar dari wajahnya saat meninjau setiap sudut rumah menjadi penutup mengharukan dalam kegiatan sosial tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *