Sumenep, Jatimmandiri.id— Keselamatan pelayaran menjadi perhatian utama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Kabupaten Sumenep, dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 Tahun 2026.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama melalui pengarahan dan Deklarasi Integritas Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Kalianget.
Deklarasi ini menjadi penegasan komitmen insan perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak dapat menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara regulator, operator kapal, awak kapal, petugas pelabuhan, dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Instansi terkait, operator, crew kapal, dan masyarakat selalu bersinergi untuk terus berkomitmen satu visi untuk pelayaran yang aman, nyaman, dan selamat,” kata Azwar Anas dalam rangkaian kegiatan Harhubnas 2026.
Menurut Azwar, budaya keselamatan harus dibangun melalui kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, koordinasi, serta kepedulian seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas pelayaran.
Melalui Deklarasi Integritas Keselamatan Pelayaran, insan perhubungan menyatakan komitmen untuk menempatkan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, seluruh insan perhubungan berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan responsif serta menolak segala bentuk kelalaian, pembiaran, maupun intervensi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.
Komitmen lainnya adalah membangun budaya keselamatan yang bersifat preventif dan proaktif. Keselamatan tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan administratif, tetapi harus menjadi budaya, standar kerja, dan tanggung jawab bersama.
“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Melalui doa bersama ini, kami memohon agar seluruh aktivitas pelayaran dari dan menuju Pelabuhan Kalianget diberikan kelancaran dan keselamatan. Ikhtiar secara lahir dan batin harus terus kita lakukan,” ujar Azwar.
Ia menambahkan, aspek keselamatan harus menjadi bagian yang melekat dalam setiap aktivitas transportasi laut. Kepatuhan terhadap prosedur dan ketentuan keselamatan diperlukan untuk mencegah potensi kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman kepada penumpang dan pengguna jasa.
Dalam konteks wilayah Sumenep yang memiliki karakteristik kepulauan, transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Karena itu, penerapan standar keselamatan secara konsisten menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan transportasi laut.
Peringatan Harhubnas ke-55 Tahun 2026 di Pelabuhan Kalianget pun menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Deklarasi integritas diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dengan komitmen tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget mendorong terwujudnya pelayanan transportasi laut yang aman, tertib, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat.













