Jatim

Khofifah Minta Siswa Jatim Tak Takut Hadapi TKA

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Khofifah Minta Siswa Jatim Tak Takut Hadapi TKA

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dukungan kepada murid yang sedang ujian.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Sebanyak 438.126 murid SMA, SMK, SLB, dan sederajat di Jawa Timur telah terdaftar mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan para siswa agar menjadikan asesmen tersebut sebagai kesempatan mengukur hasil belajar dan mengenali potensi diri, bukan sebagai penentu tunggal masa depan.

“Jangan pernah merasa bahwa masa depan kalian hanya ditentukan oleh angka hasil ujian. Setiap anak memiliki kecerdasan, kelebihan, dan potensi yang berbeda. Yang terpenting adalah berusaha sungguh-sungguh, mengerjakan dengan jujur, dan memberikan kemampuan terbaik. Ibu percaya anak-anak Jawa Timur mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya di Surabaya, Minggu (25/10).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Khofifah menjelaskan, TKA merupakan instrumen berstandar untuk memperoleh gambaran capaian akademik murid. Hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan peningkatan mutu pendidikan sekaligus pertimbangan dalam seleksi pendidikan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, ia menegaskan bahwa hasil asesmen tidak boleh menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan siswa. Setiap anak memiliki keunggulan berbeda yang perlu dikembangkan melalui proses belajar secara tekun dan berkelanjutan.

Karena itu, Khofifah meminta orang tua dan guru menciptakan suasana yang mendukung agar siswa dapat mengikuti ujian dengan tenang. Tekanan berlebihan terkait nilai justru perlu dihindari supaya anak dapat memberikan kemampuan terbaiknya.

“Kepada bapak dan ibu, para orang tua, mari kita dampingi anak-anak dengan doa, kasih sayang, dan kalimat-kalimat yang menguatkan. Jangan membebani mereka dengan tuntutan nilai yang berlebihan. Yakinkan bahwa kita bangga atas perjuangan dan kesungguhan mereka dalam belajar,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mengacu pada dasbor pusat TKA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 16 Oktober 2026, jumlah peserta terdaftar mencapai 438.126 murid atau 94,54 persen dari total 463.397 calon peserta.

Baca Juga  Probolinggo Peringkat Dua OPCC Nasional

Pelaksanaan TKA untuk jenjang SMA, SMK, SLB, dan sederajat dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Ujian dilaksanakan secara bertahap sesuai pembagian gelombang.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar, Khofifah meminta Dinas Pendidikan Jatim, cabang dinas, dan kepala sekolah memeriksa kesiapan komputer, jaringan internet, pasokan listrik, ruang ujian, serta petugas penyelenggara.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan koordinasi telah dilakukan dengan PT PLN (Persero) dan PT Telkom Indonesia wilayah Jawa Timur untuk mengantisipasi gangguan listrik maupun konektivitas selama ujian.

Aries menambahkan, hasil TKA juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk memetakan kebutuhan pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru, serta mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SURABAYA, Jatim Mandiri BMKG mengingatkan masyarakat pesisir termasuk di wilayah Jatim mewaspadai potensi banjir rob pada 26–29 Oktober 2026. Ini…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Polda Jatim mendistribusikan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang terdampak gangguan pasokan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Akhmad Fakhrurrozi Wibowo menerima mandat sebagai ketua karteker DPD KNPI Kota Malang untuk mengonsolidasikan organisasi kepemudaan (OKP)…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Meski turunnya hujan pada Sabtu malam (24/10) membantu memadamkan kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, tapi bara…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Pasar Lambe Lawas memperkuat wisata kuliner tradisional sekaligus membuka peluang usaha bagi 62 usaha mikro, kecil, dan…