Surabaya, Jatim Mandiri — Pelatih Persebaya U-20 Mat Halil menyiapkan evaluasi menyeluruh setelah timnya kalah 0-1 dari PSS Sleman U-20 pada EPA One 2026/2027, Minggu (4/10). Evaluasi difokuskan pada konsentrasi awal dan penyelesaian akhir agar Green Force muda mampu merespons positif laga berikutnya di Sleman.
Persebaya U-20 tertinggal ketika laga baru berjalan tujuh menit melalui situasi sepak pojok. PSS memanfaatkan kemelut di kotak penalti untuk mencetak satu-satunya gol pertandingan.
Setelah tertinggal, permainan Dava Yunna dkk perlahan membaik. Sirkulasi bola lebih tenang, serangan dari sisi sayap mulai berkembang, dan sejumlah peluang berhasil diciptakan.
Namun, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol hingga pertandingan berakhir. Mat Halil menilai respons pemain setelah kebobolan menjadi modal positif untuk evaluasi berikutnya.
“Setelah kebobolan, saya melihat anak-anak mulai lebih berani. Mereka lebih tenang dalam memainkan bola dan beberapa kali bisa menciptakan ancaman,” tuturnya.
Mat Halil memastikan kekalahan tersebut menjadi bahan pembenahan bersama. Ia meminta pemain bekerja lebih keras untuk memperbaiki kekurangan dan membangun respons positif pada pertandingan selanjutnya.
“Kami akan evaluasi semuanya. Kami harus melihat apa yang kurang, terutama konsentrasi di awal pertandingan dan penyelesaian akhir. Perjalanan masih panjang, jadi kami harus segera bangkit dan memperbaiki kesalahan bersama-sama,” pungkasnya. Hasil itu membuat Persebaya U-20 belum meraih poin dari dua laga Grup C. (*/ibn)












