Intisari Berita:
Pemprov Jatim menggelar Pasar Murah ke-85 di Kecamatan Camplong, Sampang, yang ditinjau langsung Gubernur Khofifah.
Total nilai transaksi menembus Rp60,6 juta, didominasi penyerapan beras SPHP, telur, minyak goreng, dan produk UMKM.
Program rutin ini difokuskan untuk menjaga stabilitas harga pangan, menekan inflasi, serta memperkuat daya beli masyarakat.
Sampang, Jatimmandiri.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali mengintervensi harga kebutuhan pokok dengan menggelar Pasar Murah di Halaman Kantor Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Selasa (21/7/2026).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turun langsung meninjau pelaksanaan pasar murah edisi ke-85 tersebut.
Antusiasme masyarakat Pulau Madura terlihat sangat tinggi hingga membukukan akumulasi total transaksi mencapai Rp60.600.000.
Berdasarkan pencatatan resmi Disperindag Jatim, mayoritas perputaran uang didominasi oleh transaksi komoditas bahan pokok utama sebesar Rp54.540.000.
Sementara transaksi penyerapan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal mencapai Rp6.060.000.
“Penyelenggaraan Pasar Murah secara berkala ini menjadi langkah konkret Pemprov Jatim dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok, mengendalikan laju inflasi daerah, serta memperkuat daya beli masyarakat,” ujar Khofifah di sela-sela peninjauan.
Komoditas Beras SPHP Hingga Bawang Laris Manis
Dalam gelaran tersebut, sejumlah bahan pangan pokok yang dijual dengan harga bersubsidi di bawah pasar langsung habis diserap warga dalam waktu singkat.
Tercatat komoditas yang ludes terjual meliputi:
-
Beras SPHP Bulog: 600 sak habis diserap
-
Minyak Goreng: 360 liter
-
Gula Pasir & Telur Ayam Ras: Masing-masing 200 kilogram
-
Tepung Terigu: 60 kilogram
-
Bawang Merah & Bawang Putih: Masing-masing 20 kilogram
-
Cabai Rawit Merah & Cabai Merah Besar: Masing-masing 15 kilogram
Sementara itu, untuk pasokan beras premium dilaporkan terjual sebanyak 65 sak dari total 100 sak yang disiagakan.
Adapun komoditas daging ayam ras diminati warga dengan angka penjualan menyentuh 100 kilogram dari total pasokan 140 kilogram.
Dorong Perputaran Ekonomi UMKM Lokal
Tidak sekadar menyajikan bahan pokok murah, arena Pasar Murah di Camplong ini juga diintegrasikan dengan stand produk-produk unggulan UMKM binaan Dinsos dan Disperindag setempat.
Skema kolaborasi ini dinilai efektif sebagai instrumen ganda: mempermudah akses masyarakat terhadap pangan terjangkau sekaligus membangkitkan roda perekonomian para pelaku usaha mikro di kawasan pedesaan.












