Metropolitan

Gangguan PLTU Paiton, DPRD Surabaya Desak PLN Hindari Prime Time dalam Pemadaman Listrik

×

Gangguan PLTU Paiton, DPRD Surabaya Desak PLN Hindari Prime Time dalam Pemadaman Listrik

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendesak PT PLN (Persero) untuk melakukan penyesuaian strategi dalam pelaksanaan pemadaman listrik bergilir yang tengah melanda sejumlah wilayah di Jawa.

Langkah ini diambil menyusul adanya gangguan teknis pada PLTU Paiton yang berdampak pada stabilitas pasokan listrik.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Yona menekankan pentingnya manajemen waktu yang lebih bijak oleh PLN. Hal ini agar proses pemeliharaan atau perbaikan tidak merugikan masyarakat, terutama pada jam-jam produktif atau prime time.

“Kami berharap kepada PLN maupun pemerintah pusat agar mekanisme pemadaman listrik ini tidak dilakukan pada waktu-waktu primer atau prime time. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” kata Yona, Senin, 22 Juni 2026.

Dalam koordinasinya dengan pihak PLN, Yona secara tegas meminta agar durasi pemadaman ditekan seminimal mungkin.

Ia menyoroti kerentanan fasilitas umum dan kantor pelayanan publik yang tidak sepenuhnya memiliki pasokan listrik cadangan seperti genset..

Sektor yang menjadi perhatian khusus adalah keamanan lalu lintas. Yona mengingatkan bahwa padamnya lampu lalu lintas (traffic light) akibat gangguan listrik merupakan ancaman serius bagi ketertiban dan keselamatan warga di jalan raya.

“Jangan sampai pemadaman listrik terjadi di titik-titik layanan publik maupun traffic light. Kalau lampu lalu lintas mati, tentu bisa menimbulkan kemacetan bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Di tengah situasi ini, Yona juga menyoroti aspek sosial. Yakni, tingginya antusiasme warga Surabaya dalam menyaksikan siaran langsung pertandingan Piala Dunia melalui kegiatan nonton bareng (nobar).

Baginya, ruang interaksi positif ini perlu dijaga agar tidak terganggu oleh kendala teknis listrik.

“Kami berharap PLN tidak mematikan listrik saat ada siaran langsung Piala Dunia. Saat ini masyarakat membutuhkan hiburan dan kegiatan nobar menjadi ruang berkumpul yang positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga  Harga Pertamax Melonjak, Ketua DPRD Surabaya Ingatkan Pertamina Jamin Stok BBM Subsidi

Selain aspek sosial, Yona memperingatkan potensi kerugian ekonomi yang nyata, terutama bagi sektor UMKM.

Pelaku usaha yang mengandalkan perangkat pendingin (freezer) menghadapi risiko kerusakan barang dagangan, belum lagi beban biaya operasional tambahan untuk pengadaan genset.

“Tentu ada potensi kerugian ekonomi. Pelaku usaha, termasuk UMKM, harus menanggung biaya tambahan karena harus menyediakan genset atau perlengkapan pendukung lainnya. Belum lagi risiko terhadap produk yang membutuhkan pendingin,” jelas Yona.

Menutup keterangannya, Yona berharap pihak PLN dapat segera mengakselerasi perbaikan di PLTU Paiton agar dampak pemadaman tidak berkepanjangan bagi warga Surabaya.

“Mudah-mudahan situasi ini tidak berlarut-larut dan PLN bisa segera mengantisipasi sehingga masyarakat tidak terus-menerus terdampak,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *