Mojokerto, Jatimmandiri.id – Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Bypass, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Minggu (4/10/2026) malam.
Korban berinisial OS (25), seorang karyawan swasta asal Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah terlibat insiden kecelakaan yang melibatkan truk Hino serta sebuah mobil penumpang.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB tersebut bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda CB dari arah utara ke selatan atau melaju dari arah Surabaya menuju Jombang.
Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Rachmanu Bayu Aji, menjelaskan bahwa saat melintas di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului truk Hino yang dikemudikan oleh AS (36), warga Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, yang berada searah di depannya.
“Semula kendaraan sepeda motor Honda CB yang dikendarai OS berjalan dari arah utara ke selatan, kemudian mendahului kendaraan mobil barang truk Hino yang berjalan lurus dari arah utara ke selatan dari sisi samping kiri,” ungkap Bayu, Senin (5/10/2026).
Sayangnya, manuver menyalip dari sisi kiri tersebut diduga memakan ruang gerak yang terlampau sempit.
Akibatnya, motor korban menyerempet bagian pengaman samping kiri truk Hino hingga membuat korban hilang kendali dan jatuh ke sisi kiri jalan.
Nahas, di saat bersamaan, korban diduga kuat tertabrak mobil penumpang berwarna hitam yang meluncur dari arah belakang.
“Karena tidak cukup ruang sesampai di TKP terjadi serempetan dengan body pengaman samping kiri kendaraan mobil barang truk Hino yang mengakibatkan korban terjatuh ke samping kiri dan diduga tertabrak oleh mobil penumpang warna hitam nopol tidak diketahui yang berjalan searah di belakangnya,” jelasnya.
Akibat benturan keras tersebut, OS mengalami luka parah di bagian tangan, kaki kiri, serta pinggul sebelah kanan.
Korban langsung dievakuasi petugas menuju RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus memburu dan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi mobil penumpang berwarna hitam yang melarikan diri usai insiden tersebut.
Menanggapi kejadian ini, Bayu mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga konsentrasi, serta mematuhi tata tertib berlalu lintas.
Ia menegaskan agar para pengendara tidak nekat memaksakan diri menyalip tanpa kepastian ruang yang aman.
“Jangan menyalip baik dari kanan maupun kiri apabila tidak cukup ruang,” imbaunya.












