Kota Besar

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS 2026 Berjalan Kondusif, Ramah Anak, dan Tanpa Keluhan

×

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS 2026 Berjalan Kondusif, Ramah Anak, dan Tanpa Keluhan

Sebarkan artikel ini
Dispendik Surabaya memastikan pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung kondusif, ramah anak, tanpa keluhan, serta siap memasuki pembelajaran reguler.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh sekolah berlangsung kondusif, aman, dan mengedepankan prinsip ramah anak hingga hari terakhir kegiatan.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan hasil evaluasi selama sepekan menunjukkan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Hingga penutupan kegiatan pada Jumat (17/7/2026), Dispendik juga tidak menerima laporan adanya pelanggaran maupun keluhan dari masyarakat.

“Hingga hari terakhir, pada Jumat (17/7/2026), pelaksanaan MPLS berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. Kami juga tidak menerima laporan adanya keluhan ataupun kegiatan yang tidak sesuai dengan prinsip MPLS ramah anak,” ujar Febrina, Sabtu (18/7/2026).

Materi Disiplin Dibimbing Personel TNI

Febrina menjelaskan, salah satu materi yang diberikan selama MPLS adalah Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan pendampingan personel TNI. Menurutnya, pelibatan TNI bertujuan memberikan pembelajaran disiplin dari tenaga yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang tersebut.

Ia menegaskan, kehadiran personel TNI bukan untuk memberikan pendidikan yang bersifat keras, melainkan membangun karakter disiplin melalui metode pembelajaran yang sesuai bagi peserta didik.

“Untuk materi PBB, kami menghadirkan pelatih yang memang memiliki kompetensi di bidangnya. Prinsipnya, jika suatu materi diajarkan oleh ahlinya, proses pembelajaran tentu akan lebih optimal,” jelasnya.

MPLS Bekali Siswa Beradaptasi di Lingkungan Sekolah

Selain pembentukan karakter disiplin, MPLS juga difokuskan untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh.

Selama sepekan, siswa diperkenalkan dengan ruang kelas, tenaga pendidik, sistem pembelajaran, budaya sekolah, hingga membangun kemampuan berinteraksi dengan teman dan guru.

“MPLS dirancang agar peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru melalui pendekatan yang menyenangkan, inklusif, dan ramah anak,” kata Febrina.

Baca Juga  Jalin Sinergi untuk Umat, Pimpinan DPRD Surabaya Serap Aspirasi di Markas PCNU

Menurutnya, seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan kenyamanan siswa sehingga mereka dapat mengikuti proses adaptasi tanpa tekanan.

Siap Memasuki Pembelajaran Reguler

Mulai pekan depan, seluruh sekolah di Kota Surabaya akan memulai kegiatan belajar mengajar secara reguler. Dispendik berharap seluruh peserta didik baru telah memiliki bekal yang cukup untuk mengikuti proses pembelajaran sejak hari pertama.

“Harapannya, setelah mengikuti MPLS selama satu pekan, siswa sudah memahami lingkungan sekolah, mengetahui jadwal pelajaran, jam belajar, waktu istirahat, serta berbagai kebiasaan di sekolah. Dengan begitu, mereka dapat mengikuti proses belajar mengajar secara optimal sejak hari pertama pembelajaran reguler,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya MPLS 2026, Dispendik Surabaya optimistis seluruh peserta didik baru dapat menjalani tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri, cepat beradaptasi, serta siap mengikuti proses belajar mengajar secara optimal.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *