BeritaDalam NegeriGaya HidupHeadlineJatim

Dibanjiri Penonton, Bupati Jember Sebut JFC Ruang Karya

×

Dibanjiri Penonton, Bupati Jember Sebut JFC Ruang Karya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jember, Jatimmandiri.id – Antusiasme masyarakat menyambut hari pertama Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 terlihat sejak siang hari, Jumat (24/7/2026).

Puluhan warga memadati sepanjang lintasan defile untuk menyaksikan secara langsung pembukaan salah satu festival fesyen terbesar di Indonesia tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pantauan Jatimmandiri.id di lokasi, sejak sekitar pukul 13.00 WIB masyarakat mulai berdatangan dan memenuhi area di sepanjang pagar pembatas rute karnaval.

Meski harus berdiri di bawah terik matahari, mereka tetap bertahan demi mendapatkan posisi terbaik menyaksikan para peserta JFC melintas dengan kostum-kostum spektakuler.

Tribune penonton juga dipenuhi pengunjung, Banyak di antaranya mengabadikan momen menggunakan telepon genggam ketika para peserta mulai tampil.

Suasana semakin meriah saat kelompok pembuka menampilkan tarian tradisional yang disusul parade peserta dengan kostum bertema warna-warni.

Tepuk tangan dan sorak-sorai penonton terus mengiringi setiap penampilan peserta yang melintas di sepanjang catwalk terbuka.

Salah seorang pengunjung asal Bondowoso, Rullah, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan hari pertama JFC 2026. Ia mengatakan keinginan anaknya melihat langsung karnaval menjadi alasan utama datang ke Jember.

“Senang, anak saya ingin melihat langsung acara JFC 2026. Kayaknya saya nonton acara ini sampai hari ketiga,” ujar Rullah kepada Jatimmandiri.id.

Menurutnya, atmosfer JFC jauh lebih meriah ketika disaksikan secara langsung dibandingkan melalui siaran televisi maupun media sosial.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan JFC bukan sekadar agenda tahunan yang berlangsung selama tiga hari, melainkan sebuah gerakan untuk membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkenalkan Jember ke dunia.

“JFC bukan hanya event tiga hari, tetapi sebuah movement untuk mentransformasi sumber daya manusianya, kotanya Jember, dan juga bangsanya Indonesia,” kata Gus Fawait saat membuka rangkaian JFC 2026.

Baca Juga  Tragedi Maut Proyek Gorong-gorong Margorejo, DPRD Desak Investigasi dan Sanksi Pidana Kontraktor

Ia menjelaskan, JFC menjadi ruang inklusif bagi siapa saja untuk berkarya, membangun rasa percaya diri, serta mengasah kepemimpinan melalui karya-karya kreatif yang dapat disaksikan masyarakat Indonesia hingga mancanegara.

“Ini adalah ruang inklusif untuk siapa saja bisa berkarya, memiliki kepercayaan diri yang baik, memiliki leadership yang baik, dan karya mereka disaksikan oleh masyarakat Indonesia maupun dunia,” ujarnya.

Gus Fawait juga mengajak seluruh masyarakat memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah mempersiapkan penampilan mereka selama berbulan-bulan.

“Berikan applause yang terbaik bagi mereka semua, karena ini adalah perjuangan mereka selama berbulan-bulan mempersiapkan karya-karya terbaik pada hari ini,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *