Ekbis

BCA, BRI, Mandiri Kuasai Puncak Laba Fortune 100

×

BCA, BRI, Mandiri Kuasai Puncak Laba Fortune 100

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Peta perusahaan dengan laba bersih terbesar di Indonesia berubah dalam daftar Fortune Indonesia 100 2026. Tiga bank besar, yakni Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri, menempati tiga posisi teratas berdasarkan kinerja laba bersih 2025.

BCA menjadi perusahaan dengan laba bersih terbesar, mencapai Rp57,54 triliun. Posisi tersebut menjadi lompatan besar bagi BCA yang pada daftar 2025 masih berada di peringkat ke-10.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

BCA sekaligus menggeser PT Pertamina (Persero) yang tahun ini turun ke posisi keempat dengan laba bersih Rp56,23 triliun.

BRI berada di peringkat kedua dengan laba bersih Rp56,65 triliun. Bank Mandiri menyusul di posisi ketiga dengan laba bersih Rp56,29 triliun. Keduanya juga mencatat kenaikan peringkat dibandingkan daftar tahun sebelumnya. BRI naik dari posisi ketiga, sedangkan Bank Mandiri melonjak dari peringkat kelima.

Sementara itu, PT Astra International Tbk turun satu posisi ke peringkat kelima dengan laba bersih Rp32,77 triliun.

Perubahan posisi tersebut menunjukkan persaingan di antara perusahaan-perusahaan raksasa nasional semakin ketat. Posisi puncak yang sebelumnya relatif stabil kini mulai bergeser, terutama setelah tiga bank besar mencatatkan kinerja laba yang sangat tinggi.

Pendapatan Naik, Laba Belum Tentu

Fortune Indonesia mencatat standar untuk masuk dalam daftar 100 perusahaan terbesar juga terus meningkat. Perusahaan yang masuk daftar 2026 setidaknya membukukan pendapatan Rp12,31 triliun pada tahun fiskal 2025.

Ambang tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan edisi perdana yang menggunakan kinerja 2021, yakni Rp8,41 triliun. Dalam empat tahun, batas minimal pendapatan untuk masuk daftar meningkat hampir 46 persen atau rata-rata sekitar 10 persen per tahun.

Dari 100 perusahaan yang masuk daftar tahun ini, sebanyak 66 persen mencatat pertumbuhan pendapatan. Namun, pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya berujung pada peningkatan laba.

Baca Juga  Bank Mandiri Catat Laba Rp18,1 Triliun Didukung Kredit dan Ekosistem Digital yang Terus Tumbuh

Hanya 49 perusahaan yang berhasil membukukan kenaikan laba bersih, sementara 51 perusahaan lainnya mengalami penurunan.

“Pertumbuhan pendapatan belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba,” ujar Hendra Soeprajitno, Editor in Chief Fortune Indonesia, dalam siaran pers, Rabu (12/8).

Secara keseluruhan, total pendapatan 100 perusahaan dalam daftar Fortune Indonesia 100 2026 mencapai Rp6.224,01 triliun. Nilai tersebut setara sekitar 26,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) nominal Indonesia 2025 yang mencapai Rp23.831 triliun.

BUMN Masih Punya Porsi Besar

Di tengah perubahan posisi perusahaan teratas, BUMN masih memiliki kontribusi besar dalam daftar tersebut. Sebanyak 19 entitas BUMN tercatat masuk Fortune Indonesia 100. Meski jumlahnya hanya 19 perusahaan, total pendapatan mereka mencapai 50,32 persen dari keseluruhan pendapatan 100 perusahaan dalam daftar.

Perubahan juga terlihat pada jajaran perusahaan dengan pendapatan terbesar. Empat perusahaan yang selama empat tahun terakhir selalu berada di kelompok teratas, yakni Pertamina, PLN, Astra International, dan BRI, kini mengalami perubahan susunan.

BRI untuk pertama kalinya sejak daftar tersebut diterbitkan berhasil menyalip Astra International berdasarkan pendapatan 2025 dan menempati posisi ketiga.

“Perubahan tersebut menunjukkan bahkan di antara perusahaan-perusahaan dengan skala terbesar sekalipun, posisi di puncak bukanlah sesuatu yang permanen,” kata Hendra.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri BRI Regional Office 12 Surabaya memberikan penghargaan kepada insan BRILiaN dan unit kerja berprestasi melalui BRI Excellence…

Ekbis

Tulungagung, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyosialisasikan program pembebasan dan keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang diberlakukan Pemerintah…