Edu-Life & Sport

Bantu UMKM, Mahasiswa Untag Ciptakan AI Pengawas Transaksi

×

Bantu UMKM, Mahasiswa Untag Ciptakan AI Pengawas Transaksi

Sebarkan artikel ini
Maria Goreti Dhiki memaparkan temuannya.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Pemanfaatan transaksi digital di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus bertumbuh pesat.

Namun, pesatnya digitalisasi ini belum diimbangi dengan sistem pengawasan keuangan yang memadai.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Menjawab tantangan tersebut, Maria Goreti Dhiki, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, berhasil mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendeteksi transaksi keuangan yang tidak biasa.

Inovasi yang dituangkan dalam skripsi berjudul Deteksi Anomali Transaksi Keuangan Menggunakan Isolation Forest dengan Time-Aware Feature Engineering ini bahkan terpilih sebagai salah satu karya skripsi termenarik versi media massa dalam rangkaian Wisuda ke-133 Untag Surabaya.

Maria mengungkapkan, motivasi utamanya merancang teknologi ini adalah untuk menghadirkan solusi pengawasan yang praktis, cepat, dan otomatis bagi para pelaku usaha kecil.

“Makin banyak UMKM yang memanfaatkan transaksi digital, tetapi belum semuanya memiliki sistem untuk memantau aktivitas keuangan secara otomatis. Saya ingin membuat teknologi yang sederhana, tetapi mampu membantu pelaku usaha mengenali transaksi yang tidak wajar lebih cepat sehingga dapat segera diperiksa,” ujar Maria, Selasa (18/8/2026).

Dalam penelitiannya, Maria mengandalkan algoritma AI Isolation Forest yang bekerja memetakan dan mengisolasi data transaksi dengan pola tidak biasa dari mayoritas data normal.

Analisis sistem ini tidak sebatas nominal uang, melainkan turut memperhitungkan aspek waktu hingga frekuensi aktivitas transaksi.

Uji coba dilakukan menggunakan ribuan data transaksi publik serta data riil dari UMKM Konter Hikmah Surabaya.

Hasilnya menunjukkan akurasi tinggi dalam memilah pola transaksi abnormal secara otomatis.

Tak hanya unggul secara teknis, Maria merancang antarmuka sistem yang sangat ramah pengguna (user-friendly).

Pelaku UMKM cukup mengunggah atau memasukkan data transaksi, dan sistem akan langsung menyajikan laporan transaksi yang terindikasi anomali.

Baca Juga  Portugal Ditahan Kongo 1-1, Roberto Martinez Bela Cristiano Ronaldo

“Dengan demikian, proses pengawasan menjadi lebih cepat dan efisien dibandingkan pemeriksaan secara manual,” kata Maria.

Pengembangan skripsi ini berada di bawah bimbingan langsung Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat MKom PhD ITIL COBIT CLA CISA.

Lewat kerja kerasnya, Maria berhasil lulus tepat waktu dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) memuaskan sebesar 3,59 dan dijadwalkan mengikuti prosesi wisuda pada 22 Agustus 2026.

Maria berharap temuan akademisnya ini tidak berhenti di meja sidang, melainkan dapat terus diekspansi menjadi produk teknologi siap pakai bagi sektor usaha mikro.

“Saya berharap penelitian ini bisa menjadi solusi yang benar-benar bermanfaat, khususnya bagi UMKM. Semoga ke depan sistem ini dapat dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih lengkap sehingga pelaku usaha memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap transaksi yang berisiko,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu-Life & Sport

Mojokerto, Jatimmandiri.id –  Pimpinan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya meninjau pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Bejijong, Kecamatan…