Gresik, Jatimmandiri.id – Atmosfer kompetisi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik, kian membara pada Sabtu (29/8/2026).
Kehadiran Ketua Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Ketua Dewan Penasihat Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, di tengah gelanggang memantik suntikan motivasi moril bagi ratusan atlet, pelatih, hingga ofisial yang tengah berlaga.
Tak sekadar memberi dukungan, legislator Kota Pahlawan tersebut menyuarakan komitmen kuat untuk mengembalikan masa kejayaan cabang olahraga bela diri ju-jitsu di kancah daerah maupun nasional.
Ajang dua hari yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 ini dinilainya bukan sekadar panggung unjuk bakat di atas matras, melainkan titik temu strategis untuk mempererat komunikasi dan meleburkan sekat antarperguruan.
Di hadapan para penggiat bela diri yang memadati arena, Yona menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi jelang dua perhelatan besar yang sudah di depan mata.
Yakni, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Ini momentum yang sangat baik agar seluruh perguruan ju-jitsu di Surabaya bisa bersatu. Porprov 2027 dan PON 2028 adalah gawe besar, dan Jawa Timur harus mampu menjadi juara umum,” tegas Yona di lokasi kejuaraan.
Yona menyoroti sengitnya persaingan olahraga ke depan yang menuntut kesiapan organisasi serta integrasi pembinaan atlet sejak dini.
Jawa Timur sejatinya mengantongi potensi atlet yang sangat melimpah dari berbagai dojo dan aliran.
Namun, potensi megah tersebut hanya dapat terkonversi menjadi raihan medali emas jika seluruh elemen perguruan saling bergandengan tangan dan menanggalkan ego kelompok.
Sinergi yang kokoh di tingkat kota diyakini akan menjadi pilar utama penopang keperkasaan kontingen Jawa Timur di panggung nasional.
Visi ini berjalan selaras dengan peta jalan pembinaan PBJI Jawa Timur yang tengah merancang rangkaian uji tanding (tryout) berkesinambungan pascaKejurprov di Gresik, mencakup ajang kejuaraan terbuka hingga tingkat cabang.
Yona berharap kebersamaan seluruh perguruan ju-jitsu yang terbangun dalam momentum Piala Gubernur ini dapat terus terjaga secara konsisten demi menjaga ritme prestasi atlet.
“Pembinaan yang terarah, disiplin, dan solid diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet tangguh yang siap mengharumkan nama Jawa Timur sebagai Juara Umum pada perhelatan PON 2028 mendatang,” pungkasnya.












