Jateng

Alun-Alun Selatan Solo Dipenuhi Lautan Jemaah, Gempass Bersholawat Hadirkan Gus Iqdam

×

Alun-Alun Selatan Solo Dipenuhi Lautan Jemaah, Gempass Bersholawat Hadirkan Gus Iqdam

Sebarkan artikel ini
Gus Iqdam hadir dalam acara Gempass Bersholawat yang berlangsung di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta.
Example 468x60

Solo, Jatimmandiri.id — Lantunan selawat dan doa bersama menggema di Alun-Alun Selatan Keraton Surakarta dalam rangkaian peringatan HUT ke-26 Gema Pasoepati Solo Sport (GEMPASS) Korwil Pasar Kliwon bertajuk Gempass Bersholawat Jilid 2 bersama Gus Iqdam, Sabtu malam, 20 Juni 2026.

Acara keagamaan ini di luar dugaan berhasil menyedot perhatian hingga sekira 20.000 jemaah yang memadati seluruh kawasan alun-alun.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bukan sekadar kegiatan seremonial, momentum ini menjadi panggung penting untuk menyuarakan pesan kerukunan, persatuan, dan perdamaian di tengah masyarakat.

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, yang hadir dalam acara menyampaikan pesan mendalam agar warga Solo berhenti terjebak dalam perdebatan kecil yang tidak produktif.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan di atas segala perbedaan.

“Hindari perdebatan. Ada yang lebih penting. Hindari perdebatan sarungan dan katokan (celana, red). Hindari perdebatan kalau subuh pakai qunut atau tanpa qunut. Hindari perdebatan antara perbedaan agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha. Tantangan kita ke depan adalah ateisme, agnostik, yang akan bisa merusak adab dan akhlak bagi warga kita,” ujar Respati.

Ia juga mengajak masyarakat fokus mendidik generasi muda agar hidup rukun serta bersyukur atas dampak ekonomi bagi para pedagang lokal.

“Saya sangat senang acara hari ini membawa berkah. Banyak pedagang UMKM yang hadir, yang ramai. Saya berdoa semoga laris manis! Kita semua diberikan kesehatan, panjang umur,” tambahnya.

Semangat persatuan tersebut sejalan dengan misi pihak penyelenggara yang disampaikan oleh ketua panitia Sapto O’ok.

Menurutnya, Gempass Bersholawat Jilid 2, bertujuan mengajak seluruh elemen komunitas, khususnya para pendukung Persis Solo, untuk saling merangkul demi tujuan bersama.

“Untuk komunitas-komunitas lainnya itu bisa kompak lah, tidak terpecah belah lagi, tidak terkotak-kotak lagi. Jangan ada rombongan kanan, rombongan kiri, sehingga tidak bisa bersatu. Ayo Pasoepati bersatu! Kita pernah besar, jangan mudah terpecah lagi. Saling rangkul, jadi satu,” tegas Sapto.

Baca Juga  Ribuan Warga Grobogan Alami Hipertensi dan Obesitas

Ia menambahkan bahwa esensi dari berselawat ini adalah menyatukan hati sekaligus memanjatkan doa.

“Kita berharap itu doa, doa supaya Persis Solo itu bisa kembali ke kasta tertinggi Liga 1,” imbuhnya.

Kesuksesan luar biasa dengan kehadiran massa yang membludak ini turut disyukuri oleh Penasehat Hukum Gempass BRM Kusumo Putro.

Ia menyampaikan apresiasinya atas ketertiban jalannya acara yang di luar ekspektasi panitia tersebut.

“Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan sangat sukses. Sangat sukses dari awal hingga akhir. Dan kami juga tidak menduga bahwa perkiraan kami hanya sekira 5.000 sampai 10.000, ternyata ini yang datang lebih dari 20.000 ya. Ini luar biasa sekali,” ungkap Kusumo.

Ia juga berharap kegiatan positif ini bisa menular, khususnya terhadap suporter-suporter bola di daerah-daerah yang lain.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *