Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Niat mulia seorang warga untuk menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman Alfamidi Sedati, Sidoarjo, berujung pada tragedi.
Seorang pria bernama Bagus, warga Sedati, kini harus berjuang melawan maut di rumah sakit setelah mengalami luka tusuk serius pada bagian perut.
Insiden menegangkan ini terjadi pada Senin malam, 22 Juni 2026.
Saat itu, korban bersama calon istrinya, Yolanda, baru saja menyelesaikan transaksi setor tunai di gerai ritel tersebut.
Ketika hendak beranjak, perhatian Bagus teralihkan oleh gerak-gerik dua orang pria yang mencurigakan di area parkir.
Sadar akan adanya upaya pencurian terhadap sebuah Honda Vario merah, Bagus dengan sigap meneriakkan maling untuk menghentikan aksi pelaku.
Upaya tersebut sempat membuat pelaku panik dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda PCX bernopol M 6569 IK.
Tak ingin buruannya lolos, Bagus sempat melakukan pengejaran dan berhasil memegang baju salah satu pelaku.
Namun, situasi berubah menjadi brutal ketika pelaku yang terdesak mengeluarkan sebilah pisau dari balik sarung yang dikenakannya.
Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, membenarkan adanya insiden penganiayaan berat tersebut.
“Benar, kemarin telah terjadi dugaan percobaan curanmor yang kemudian berkembang menjadi penganiayaan. Salah satu pelaku berhasil diamankan setelah sempat melarikan diri, dan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Korban saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Kapolsek Masyita, Selasa, 23 Juni 2026.
Lebih lanjut, Masyita menjelaskan kronologi kekerasan yang menimpa korban.
Semula, pelaku sempat kabur akibat kepergok aksinya.
Namun korban berhasil mengejar dan memegang salah satu pelaku dengan menarik bajunya.
Dalam kondisi terdesak tersebut, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau dari balik sarung yang dikenakannya.
“Senjata tajam tersebut ditusukkan ke arah korban hingga menyebabkan luka serius di bagian perut,” terang Kapolsek.
Teriakan histeris Yolanda menarik perhatian warga sekitar yang kemudian bergegas memberikan pertolongan.
Salah satu pelaku yang diketahui bernama Fuit berhasil diamankan oleh massa.
Bahkan pelaku sempat menjadi sasaran amuk warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.
Sayangnya, satu rekan pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan warga.
Saat ini, korban mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Siti Khodijah.
Diketahui, usus korban terurai usai menerima tusukan.
“Kami pihak kepolisian terus mendalami bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk memburu satu pelaku lainnya yang masih buron,” tuntas Masyita.












