BeritaDalam NegeriHeadline

Nanik Mundur, Sudaryono Resmi Kepala BGN

×

Nanik Mundur, Sudaryono Resmi Kepala BGN

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7). ANTARA
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri

Perubahan begitu cepat terjadi di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).  Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN pada Rabu (22/7). Dan di hari yang sama,

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru.

Melalui media sosial, Nanik menyampaikan akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri dan telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto. “Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya,” kata Nanik.

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan mengkonfirmasi mundurnya Nanik dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan. “Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” terang Yuza seperti dikutip Antara, Rabu (22/7).

Dia mengatakan bahwa dalam waktu sekitar 45 hari memimpin BGN, Nanik telah membongkar berbagai persoalan dan meletakkan sejumlah fondasi reformasi. Di antaranya, evaluasi hampir 28 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan 3 ribu dapur berdasarkan standar mutu, serta menghentikan ekspansi dapur di wilayah jenuh.

Sementara itu, Sudaryono mengaku siap mengemban amanah memimpin BGN dan menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Doakan saya amanah, doakan saya baik dan mohon dukungan rekan-rekan media semua. Satu yang saya janjikan, saya kerja dengan sebaik-baiknya, kerja keras dengan sebaik-baiknya itu saja,” katanya di Jakarta, Rabu (22/7).

Sudaryono mengatakan dirinya menerima informasi penunjukan melalui sambungan telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dia juga mendapat info bahwa pelantikan sebagai Kepala BGN akan dilaksanakan pada Rabu sore.

Baca Juga  BGN Fokuskan MBG untuk Kelompok Rentan, Sekolah Elite Tak Lagi Jadi Prioritas
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, bersama keluarga menghadiri pelantikan Kepala Badan Gizi Nasional di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).
ANTARA

“Saya tadi ditelepon Pak Teddy, untuk nanti sore ada pelantikan, ya jadi betul. Dan tadi juga Pak Mensesneg sudah memberikan keterangan pers bahwa saya ditunjuk oleh Presiden untuk kemudian menggantikan Bu Nanik yang mengundurkan diri karena faktor kesehatan pada hari ini,” ujarnya.

Sudaryono mengatakan selama bertugas di Kementerian Pertanian, dirinya mengikuti perkembangan pelaksanaan MBG, terutama terkait rantai pasok pangan. Menurut dia, program tersebut juga berdampak terhadap komoditas pertanian, seperti telur dan ayam, sehingga menjadi perhatian pemerintah.

Dia menegaskan akan fokus menjalankan tugas sebagai Kepala BGN serta meminta dukungan masyarakat. Sudaryono juga menyebut dirinya memiliki hubungan dekat dengan Nanik S. Deyang yang telah dikenalnya sejak lama.

Berdasarkan penjelasan Menteri Sekretaris Negara, Sudaryono juga tidak akan merangkap jabatan sehingga akan melepaskan posisinya sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengatakan hasil penyidikan dugaan korupsi tata kelola MBG akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pengawasan.

“Bahan-bahan dari sini kan kami gunakan untuk perbaikan. Apa pun yang ditemukan oleh teman-teman penyidik, kami akan gunakan untuk perbaikan untuk BGN biar lebih baik ke depannya,” kata Ketut. Perlu diketahui, Ketut merupakan salah satu dari lima pejabat eselon I baru di BGN yang ditugaskan memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan hingga kini belum ada pemanggilan terhadap Nanik. “Untuk saat ini belum ada jadwal pemanggilan,” kata Anang.

Meski demikian, Anang mengatakan penyidik dapat memeriksa Nanik apabila keterangannya diperlukan dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program MBG tahun 2025–2026. “Ke depan tidak menutup kemungkinan sepanjang penyidik memerlukan keterangannya untuk pembuktian,” ujarnya. (ant/ibn)

Baca Juga  Breaking News! Nama Kuntadi Disebut sebagai Pengganti Jampidsus Febrie

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Kementerian Pertahanan (Kemhan) membeli 12 pesawat tempur ringan M-346F Block 20 buatan Leonardo, Italia. Belanja ini memperkuat…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung langkah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mengusut dugaan korupsi pengelolaan…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Pengacara Hotman Paris Hutapea menyatakan mundur dari posisi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana…

Berita

Satpol PP Kota Surabaya bersama instansi terkait menertibkan lima bangunan liar di Jalan Medokan Asri Timur, belakang RS Eka Candrarini,…

Berita

Lumajang, Jatim Mandiri Gempa letusan atau erupsi masih mendominasi aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan…