Jatim

Pacu Usaha Kreatif KPM PKH, Jairi Irawan Inisiasi Pelatihan Berbasis AI dan Canva di Blitar

×

Pacu Usaha Kreatif KPM PKH, Jairi Irawan Inisiasi Pelatihan Berbasis AI dan Canva di Blitar

Sebarkan artikel ini
Jairi irawan
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Anggota Komisi E DPRD Jatim Jairi Irawan menginisiasi pelatihan AI dan Canva bagi pendamping PKH se-Blitar Raya.

  • Langkah taktis ini bertujuan membekali Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan keterampilan digital terapan sebelum dinyatakan graduasi.

  • Pelatihan kompetensi digital ini disinergikan dengan program KPM Jawara Dinsos Jatim yang mengucurkan bantuan modal Rp3 juta per penerima.

Blitar, Jatimmandiri.id — Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, Jairi Irawan, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong akselerasi industri kreatif arus bawah.

Langkah progresif tersebut diwujudkan melalui pembekalan teknologi mutakhir, yakni Artificial Intelligence (AI), yang dikolaborasikan dengan platform desain grafis populer, Canva.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Komitmen strategis ini ditegaskan Jairi usai menggelar agenda sosialisasi dan pelatihan intensif yang dipusatkan di Wajawa Cafe, Kota Blitar, Senin (20/7/2026).

Pelatihan ini secara khusus menyasar para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten dan Kota Blitar sebagai ujung tombak transfer ilmu.

“Saat ini kita berada di era di mana teknologi bisa menjadi akselerator ekonomi. Melalui pemanfaatan AI yang diintegrasikan dengan Canva, kita ingin memberikan tool yang bertenaga namun mudah digunakan oleh masyarakat untuk mulai membangun bisnis kreatif mereka,” ujar Jairi Irawan.

Siapkan Fondasi Ekonomi Kuat Sebelum Graduasi PKH

Jairi menjelaskan bahwa pelibatan aktif para pendamping PKH merupakan langkah taktis. Harapannya, para pendamping dapat menjadi mentor digital yang menularkan keterampilan tersebut secara langsung kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di wilayah binaan masing-masing.

Visi jangka panjang dari inisiasi ini adalah mencetak wirausahawan baru dari sektor industri kreatif digital.

Dengan demikian, momentum graduasi atau kelulusan dari kepesertaan bantuan sosial tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, melainkan sebuah prestasi kemandirian ekonomi yang membanggakan.

Baca Juga  Kuota Capai 5.370 Siswa: Gubernur Khofifah Pastikan Penjaringan Sekolah Rakyat Jatim 2026 Masih Bergulir

“Kita tidak ingin para penerima manfaat PKH sekadar lepas dari bantuan tanpa ada fondasi ekonomi yang kuat. Melalui pelatihan berbasis AI ini, kami ingin ketika mereka graduasi, mereka sudah siap berdiri di atas kaki sendiri dengan usaha kreatif yang mapan,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Hilirisasi Program: Sinergi Modal Rp3 Juta dari KPM Jawara

Agar tidak mandek sebagai wacana administratif, pelatihan keahlian digital terapan ini dipastikan akan langsung dikoneksikan ke sektor hilir melalui integrasi program KPM Jawara, sebuah inisiatif strategis besutan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

Melalui program KPM Jawara, para alumni pelatihan yang siap merintis usaha pemula akan mendapatkan suntikan stimulus modal usaha tunai sebesar Rp3 juta per orang.

Kombinasi antara kapasitas intelektual digital dan injeksi finansial ini diharapkan menjadi formula jitu pengentasan kemiskinan di Jawa Timur.

“Pelatihan AI dan Canva ini adalah hulunya, yaitu mempersiapkan SDM dan produk kreatifnya. Nah, hilirnya akan kita sinergikan dengan program KPM Jawara dari Dinsos Jatim. Dengan adanya bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta tersebut, para KPM yang sudah punya skill digital ini tidak akan bingung lagi soal modal awal. Ini adalah paket lengkap,” pungkas Jairi optimistis.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Penyanyi Novia Bachmid dipastikan menjadi special guest dalam ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang akan digelar pada 24–26 Juli…