Jatim

Ribuan Warga Padati Ritual Ruwat Agung 1 Suro di Petirtaan Jolotundo Mojokerto

×

Ribuan Warga Padati Ritual Ruwat Agung 1 Suro di Petirtaan Jolotundo Mojokerto

Sebarkan artikel ini
Ribuan pengunjung memadati Ritual Ruwat Agung 1 Suro di Petirtaan Jolotundo Mojokerto sebagai bentuk syukur dan memohon berkah air tirta.
Example 468x60

Mojokerto,  Jatimmandiri.id – Ribuan pengunjung memadati kawasan Petirtaan Jolotundo dalam rangka mengikuti Ritual Ruwat Agung memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang bertepatan dengan Malam 1 Suro Tahun Baru Jawa, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Mbiting, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini telah dimulai sejak pukul 16.00 WIB.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Para pengunjung terus berdatangan hingga malam hari untuk mengikuti rangkaian ritual sakral tersebut.

Dalam tradisi ini, masyarakat memanfaatkan air di kolam Petirtaan Jolotundo sebagai simbol rasa syukur atas limpahan sumber air yang selama ini menjadi penopang kehidupan warga sekitar.

Sebelum mengikuti prosesi ruwatan, kendaraan pengunjung seperti bus dan mobil diparkir di area sekitar warung Sri Rahayu yang berada di dekat lokasi.

Selanjutnya, para peserta mengikuti kirab budaya dengan membawa sesajen sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Pemangku adat Jolotundo, Mukade, menjelaskan bahwa tradisi Ruwat Agung merupakan warisan turun-temurun yang rutin digelar setiap Malam 1 Suro.

“Ruwatan ini bertujuan untuk memohon berkah dari Tirta Jolotundo yang selama ini menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, air Tirta Jolotundo memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan sosial dan ekonomi warga, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga sektor pertanian.

Rangkaian ritual berlangsung hingga malam hari. Setelah prosesi selesai, para pengunjung membawa pulang air dari petirtaan sebagai simbol berkah. Keesokan harinya, sebagian besar pengunjung mulai meninggalkan lokasi.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan oleh jajaran kepolisian setempat.

Kapolsek Trawas AKP Wildhan Indra Pramono bersama personel memberikan pelayanan kepada pengunjung, termasuk pengaturan arus masuk dan keluar serta imbauan kamtibmas guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Baca Juga  Dugaan Penyalahgunaan Dana PKH di Lamongan Terbongkar, KPM Sebut Kartu Dicairkan Tanpa Izin

Dengan pengamanan dan partisipasi masyarakat yang tinggi, Ritual Ruwat Agung di Petirtaan Jolotundo kembali berlangsung khidmat dan kondusif.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *