Hukrim

Peluru Senapan Angin Lepas saat Diservis, Warga Surabaya Jadi Korban

×

Peluru Senapan Angin Lepas saat Diservis, Warga Surabaya Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
AM yang sedang duduk sekitar lima meter dari lokasi kejadian terkena tembakan pada bagian hidung.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Insiden penembakan tidak sengaja terjadi di kawasan Gembong Tebasan, Kecamatan Genteng, Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Seorang warga berinisial AM (45), asal Jalan Kalianak, Kecamatan Asemrowo, menjadi korban peluru nyasar dari sebuah senapan angin yang sedang diperbaiki.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kasus tersebut kini ditangani Unit Reserse Kriminal Polsek Genteng. Sementara itu, pemilik senapan angin berinisial T (44), warga Kwanyar, Bangkalan, Madura, telah dimintai keterangan oleh petugas.

Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat T diminta temannya di Mojokerto untuk membawa senapan angin laras panjang yang mengalami kerusakan ke tempat servis di Surabaya.

“Menurut keterangan T, pemilik senapan telah mengingatkan bahwa masih terdapat satu peluru di dalam senapan yang belum keluar karena pemicunya macet,” kata Vian, Jumat, 12 Juni 2026.

T kemudian membawa senapan tersebut dengan mengikatnya di samping sepeda motor menuju lokasi servis di Jalan Gembong Tebasan.

Setibanya di lokasi, T bertemu dengan teknisi servis dan menjelaskan kerusakan yang terjadi pada senapan tersebut.

Saat menjelaskan kondisi senapan, T mencoba mempraktikkan cara kerja pemicu dengan menarik pelatuk menggunakan jarinya.

Namun, secara tidak terduga peluru yang masih berada di dalam senapan keluar dan melesat ke arah korban.

Akibatnya, AM yang sedang duduk sekitar lima meter dari lokasi kejadian terkena tembakan pada bagian hidung.

Korban mengalami luka dan segera mendapatkan penanganan. Sementara polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi serta unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Example 300250
Baca Juga  Polres Probolinggo Ungkap Fakta Kasus Pembegalan Nakes di Kraksaan Ternyata Rekayasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *