Nasional

Prabowo Minta Renovasi Stasiun Gambir Dipercepat, KAI Kebut Penutupan Perlintasan Sebidang

×

Prabowo Minta Renovasi Stasiun Gambir Dipercepat, KAI Kebut Penutupan Perlintasan Sebidang

Sebarkan artikel ini
Selain pengembangan Stasiun Gambir, Bobby juga melaporkan kepada Kepala Negara terkait percepatan penanganan perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidi, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari revitalisasi Stasiun Gambir hingga peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar renovasi Stasiun Gambir segera direalisasikan.

Stasiun yang menjadi salah satu pusat transportasi utama di Jakarta itu akan dikembangkan menjadi kawasan transportasi modern dengan konsep integrasi antarmoda.

Menurut Bobby, proyek renovasi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua tahun dan akan terhubung dengan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) untuk mempermudah mobilitas masyarakat.

“Stasiun Gambir akan direnovasi. Harapannya dalam dua tahun ke depan Gambir menjadi stasiun yang lebih modern dan terintegrasi dengan KRL,” ujar Bobby kepada awak media usai pertemuan.

Selain membahas pengembangan infrastruktur stasiun, KAI juga melaporkan perkembangan program penanganan perlintasan sebidang yang menjadi salah satu fokus pemerintah dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Bobby menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 172 perlintasan sebidang telah berhasil ditutup. Sementara itu, sebanyak 490 titik lainnya masih dalam proses penanganan secara bertahap.

Tidak hanya itu, pemerintah bersama KAI juga mulai mempercepat pemasangan palang pintu pada 1.148 perlintasan sebidang lainnya guna meminimalkan risiko kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.

“Kami menyampaikan kepada Presiden bahwa proses penanganan perlintasan sebidang terus dipercepat. Sebanyak 172 titik telah ditutup, 490 titik sedang dalam proses, dan lebih dari seribu titik lainnya mulai dipersiapkan untuk pemasangan palang pintu,” jelas Bobby.

Baca Juga  Kapolri Ajak Nobar Gratis Piala Dunia 2026 di Seluruh Kantor Polisi

Ia menambahkan, wilayah Jakarta dan kawasan penyangga atau Jabodetabek menjadi daerah dengan jumlah perlintasan sebidang yang paling banyak mendapatkan perhatian dalam program tersebut.

Menurut Bobby, terdapat sekitar 160 titik di wilayah Jakarta dan Jabodetabek yang menjadi prioritas penanganan mengingat tingginya mobilitas masyarakat dan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Pemerintah bersama PT KAI terus mempercepat pembangunan dan modernisasi sektor perkeretaapian sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi publik yang lebih aman, nyaman, andal, serta terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Revitalisasi Stasiun Gambir dan percepatan penanganan perlintasan sebidang diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kereta api sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan dan perjalanan kereta di berbagai daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *