Mojokerto, Jatimmandiri.id — Jalur wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, kembali memakan korban.
Sebuah minibus jenis Isuzu Elf yang mengangkut 17 wisatawan asal Bojonegoro mengalami rem blong dan terperosok ke jurang sedalam 20 meter di kawasan Tikungan Gotekan, Kecamatan Pacet, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.
Kecelakaan tunggal ini bermula ketika kendaraan bernomor polisi N 7009 B berwana putih kombinasi merah tersebut melaju dari arah Kota Batu menuju Pacet usai berlibur.
Nahas, saat melintasi kontur jalan menurun yang terkenal ekstrem dan curam, laju kendaraan tak terkendali akibat sistem pengereman yang diduga tidak berfungsi.
Minibus tersebut sempat menghantam benteng penyelamat darurat yang terbuat dari karung berisi sekam hingga jebol, sebelum akhirnya terjun bebas ke area jurang di sisi jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra, membenarkan insiden maut tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas di lapangan tidak mendapati adanya bekas gesekan ban atau jejak pengereman sama sekali.
“Dari keterangan sopir, elf ini dari berwisata di Kota Batu mengarah ke arah Pacet,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Ia menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya bekas pengereman di lokasi kejadian.
Sehingga minibus tersebut langsung terjun bebas ke area jurang.
“Kita bisa menyimpulkan sementara, yaitu dugaan adanya rem blong,” tambahnya.
Akibat kerasnya benturan dan kedalaman jurang, sejumlah penumpang di dalam kabin mengalami luka-luka.
Dari total 17 orang yang berada di dalam kendaraan, 8 orang dilaporkan dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami cedera serius.
“Jumlah penumpang yang ada di Elf itu 17 orang. Untuk korban luka-luka terdiri dari 4 patah tulang, 1 orang cedera di kepala, dan 3 orang mengalami luka-luka,” tutur Jeepsal.
Seluruh korban langsung dievakuasi secara cepat oleh jajaran kepolisian bersama warga setempat ke RS Sumber Glagah, Pacet, guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Mengingat kontur geografis jalur Pacet-Cangar yang didominasi tanjakan curam dan turunan tajam, pihak kepolisian kembali mengeluarkan peringatan keras kepada para pengendara agar senantiasa memastikan kelaikan teknis kendaraan, khususnya sektor pengereman, sebelum melintas di jalur maut tersebut.












