BudayaJatimꦧꦸꦢꦪ

Pesona Batik Tulis Lamongan Pikat Hati Ning Lia

Penulis: Alif Bintang
×

Pesona Batik Tulis Lamongan Pikat Hati Ning Lia

Sebarkan artikel ini
Lia Istifhama terkesima saat menyaksikan langsung karya seni dari Sanggar Batik Mbah Guru di Kabupaten Lamongan.
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id – Di balik keindahan selembar kain batik, tersimpan harmoni kekayaan alam, ketekunan perajin, serta warisan leluhur yang terus dijaga.

Pesona inilah yang membuat Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Hj Lia Istifhama, terkesima saat menyaksikan langsung karya seni dari Sanggar Batik Mbah Guru di Kabupaten Lamongan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Senator yang akrab disapa Ning Lia ini mengaku kagum melihat bahan-bahan sederhana dari alam mampu disulap menjadi mahakarya bernilai seni tinggi.

Dalam kunjungannya, ia memantau langsung koleksi batik tulis berkarakter khas yang mengandalkan ragam pewarna alami, mulai dari bunga telang, akar mengkudu, tanaman indigo, hingga sabut kelapa.

“Cakep banget. Batik tulis asli Lamongan,” ujar Ning Lia dengan penuh kekaguman saat mengamati koleksi batik yang dipamerkan, Minggu (25/10/2026).

Bagi Ning Lia, keindahan sehelai batik melampaui sekadar urusan motif dan warna.

Di dalamnya terkandung kreativitas, ketekunan, serta semangat merawat tradisi.

Ia menilai Sanggar Batik Mbah Guru sukses membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan selaras dengan penguatan ekonomi kreatif.

Sementara itu, pendiri Sanggar Batik Mbah Guru, Endang Dzunuraini, memaparkan bahwa pihaknya mendedikasikan area khusus yang ditumbuhi lebih dari 100 varietas tanaman sebagai sumber bahan baku pewarna batik ramah lingkungan.

“Kami menggunakan pewarna alami yang bisa diregenerasi. Di kebun kami ada lebih dari 100 jenis tanaman pewarna alami yang dimanfaatkan untuk produksi batik,” jelas Endang. (alf)

Tidak berhenti pada tanaman budidaya, sanggar ini juga melakukan terobosan dengan menyulap limbah pertanian yang kerap diabaikan menjadi komoditas bernilai tinggi.

Salah satunya melalui pemanfaatan sabut kelapa sebagai komponen pewarnaan alami yang memperkuat keunikan batik khas Lamongan.

Selain konsisten menggunakan warna organik, Sanggar Batik Mbah Guru mempertahankan identitas kultural daerah lewat torehan motif yang terinspirasi dari keindahan bunga melati dan bunga tanjung.

Baca Juga  Pesan Ning Lia untuk Lulusan SD Taquma: Jadilah Generasi Terbaik yang Bermanfaat

Endang juga aktif memperkaya wawasan terkait tren pasar global agar mahakarya ini kian kompetitif di kancah internasional tanpa kehilangan jati diri aslinya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Lapisan sedimen di dasar laut dapat menyimpan petunjuk tentang gelombang besar yang pernah menerjang daratan ribuan…

Berita

SURABAYA, Jatim Mandiri BMKG mengingatkan masyarakat pesisir termasuk di wilayah Jatim mewaspadai potensi banjir rob pada 26–29 Oktober 2026. Ini…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Polda Jatim mendistribusikan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang terdampak gangguan pasokan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Akhmad Fakhrurrozi Wibowo menerima mandat sebagai ketua karteker DPD KNPI Kota Malang untuk mengonsolidasikan organisasi kepemudaan (OKP)…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Meski turunnya hujan pada Sabtu malam (24/10) membantu memadamkan kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, tapi bara…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Pasar Lambe Lawas memperkuat wisata kuliner tradisional sekaligus membuka peluang usaha bagi 62 usaha mikro, kecil, dan…