Dalam Negeri

Tinjau MagangHub BRI Angkatan II, Menaker Dorong Perluasan Kuota Daerah dan Serap 133 Alumni

Penulis: Hari Agung
×

Tinjau MagangHub BRI Angkatan II, Menaker Dorong Perluasan Kuota Daerah dan Serap 133 Alumni

Sebarkan artikel ini
MagangHub
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) angkatan II di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada Jumat (23/10/2026)
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau langsung pelaksanaan Program MagangHub angkatan II di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jumat (23/10/2026).
  • Menaker mendorong BRI memperluas persebaran kuota pemagangan ke daerah dan membuka akses inklusif bagi penyandang disabilitas.
  • Sebanyak 133 alumni MagangHub angkatan I berhasil direkrut menjadi pekerja di lingkungan Bank BRI.

Jakarta, Jatimmandiri.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) angkatan II di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada Jumat (23/10/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Menaker menyampaikan apresiasi atas jalannya program sekaligus meminta manajemen BRI untuk meningkatkan kuota serta memperluas persebaran peserta magang hingga ke kantor cabang di berbagai daerah.

Kementerian Ketenagakerjaan menilai keterlibatan perbankan nasional berskala besar sangat strategis untuk menjembatani kesiapan tenaga kerja muda dengan kebutuhan riil industri. Evaluasi langsung di lapangan menunjukkan pola bimbingan mentor di BRI berjalan terstruktur dan berorientasi pada pencapaian kompetensi kerja.

Kurikulum Terstruktur dan Peluang Sertifikasi Profesi

Berdasarkan hasil peninjauan dan dialog bersama para peserta, Menaker Yassierli menyoroti peran krusial para mentor yang mendampingi jalannya masa pemagangan secara terencana selama enam bulan penuh.

“Tadi kita sudah bertemu, mendapatkan feedback juga secara langsung bagaimana pelaksanaan magang. Mentor luar biasa. Mentor sangat membantu merancangkan program secara detail. Enam bulan itu adik-adik magangnya akan belajar apa, akan praktik apa, akan mengelola project apa sehingga sampai akhir bulan yang keenam nanti mereka bisa mengikuti sertifikasi profesi,” ujar Yassierli.

Pola pendampingan terstruktur ini dinilai krusial agar peserta tidak hanya menjalankan tugas administratif, melainkan benar-benar menyerap keterampilan praktis yang diakui secara profesional.

Baca Juga  Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Vokasi

Dorong Pemerataan Peluang Magang ke Kantor Cabang Daerah

BRI tercatat telah aktif berkontribusi dalam program MagangHub sejak angkatan perdana. Dari sisi angka keterlibatan, partisipasi pemagang di bank BUMN ini memperlihatkan tren peningkatan yang signifikan:

  • Angkatan I: 571 peserta
  • Angkatan II: 783 peserta
  • Alumni Terserap Kerja: 133 orang dari angkatan I kini telah resmi bekerja di BRI

Melihat jaringan unit kerja BRI yang luas di seluruh Indonesia, Menaker secara khusus menitipkan pesan agar pemagangan tidak terkonsentrasi di ibu kota semata.

“Tentu saya mengucapkan terima kasih kepada BRI. Walaupun tadi saya nitip sepertinya dari segi kuota BRI masih bisa ya menerima, karena kita juga ingin tidak hanya magang itu numpuk di Jakarta, BRI punya cabang seluruh Indonesia dan kita berharap adik-adik kita yang di daerah juga bisa mendapatkan pengalaman dari ekosistem BRI,” tutur Menaker.

Regulasi Baru: Prioritas Inklusivitas untuk Lulusan Disabilitas

Dalam kesempatan yang sama, Menaker memaparkan langkah Kemnaker yang telah memperkuat regulasi pemagangan nasional agar manfaat program ini dirasakan secara lebih merata. Mulai tahun ini, MagangHub secara tegas menekankan perekrutan lulusan baru (fresh graduated) penyandang disabilitas.

“Jadi kita harapkan BRI juga mendukung kebijakan inklusivitas ini, karena setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses peningkatan kompetensi,” tegas Yassierli.

Kunci Sukses Lolos Rekrutmen: Belajar Proses dan ‘Rebranding’ Diri

Di sela peninjauan, dialog langsung juga berlangsung antara Menaker dengan peserta dan alumni. Salah satunya adalah Naura Amera, alumni MagangHub angkatan I yang saat ini telah berkarier di Departemen Partnership pada Human Capital Service Group Bank BRI.

Menaker meminta Naura memberikan kiat nyata agar para pemagang dapat dilirik dan direkrut oleh perusahaan tempat mereka mengabdi. Menurut Naura, kombinasi kompetensi teknis, inisiatif, kemauan belajar berkelanjutan, serta keberanian menampilkan potensi diri adalah faktor penentu.

Baca Juga  Diduga Jual Aset di Bawah Harga Pasar, Konsumen Minta OJK Periksa BRI Rawamangun

“Jadi mungkin bagi kita Gen Z zaman sekarang perlu adanya rebranding, bagaimana cara kami, mempresentasikan kepribadian kami, kompetensi kami, dan karakter positif kami agar lebih menarik lagi di mata para rekruter begitu,” ungkap Naura.

Di samping aspek representasi diri, Naura menekankan pentingnya menghargai dan mengoptimalkan seluruh tahapan adaptasi di unit kerja.

“Dari tim leader saya sendiri itu mengajarkan kami semua untuk berproses dari awal bagaimana caranya grup ini bekerja, berproses, kemudian bagaimana untuk job desk yang ada di departemen itu seperti apa. Jadi saya jadi mengerti apa sih yang harus saya lakukan sampai akhirnya sekarang saya juga sudah menjadi pekerja di BRI,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Desakan Evaluasi Pemerintah Terus Bergulir Jakarta, Jatim Mandiri Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesejahteraan rakyat menjadi ukuran utama keberhasilan seorang pemimpin,…

Berita

80 Saham HSC Bakal Dikeluarkan dari Indeks Jakarta, Jatim Mandiri Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak gentar menghadapi rencana Morgan…