Sumenep, Jatimmandiri.id- Kebakaran terjadi di atas kapal KM Sabuk Nusantara 91 saat berlayar dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean, Senin (19/10/2026) pagi. Insiden yang terjadi di sebelah timur Pulau Poteran tersebut berhasil ditangani awak kapal. Seluruh 235 penumpang dan awak kapal dilaporkan dalam kondisi aman.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menerima laporan kejadian sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu, kapal diperkirakan telah berlayar sekitar satu jam sejak bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada pukul 08.09 WIB.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menjelaskan bahwa berdasarkan konfirmasi Mualim I, kebakaran terjadi pada barang milik penumpang yang berada di area pintu darurat sebelah kanan kapal.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses verifikasi. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima, api diduga dipicu oleh puntung rokok.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget segera berkomunikasi dengan pihak kapal untuk memperoleh informasi mengenai situasi terkini dan langkah penanganan yang dilakukan awak kapal.
Awak kapal langsung melakukan upaya pemadaman. Sekoci di sisi kanan kapal juga digunakan untuk membantu proses pemadaman dari luar kapal.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 09.35 WIB, api berhasil dipadamkan. Penanganan kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan serta pemeriksaan instalasi kelistrikan dan kondisi kapal secara menyeluruh.
Berdasarkan laporan yang diterima KSOP, tidak ditemukan lagi api maupun bara di lokasi kejadian. Nakhoda juga menyatakan bahwa kondisi kelistrikan dan kapal secara umum berada dalam keadaan aman.
Informasi mengenai kondisi kapal turut diperkuat oleh KM Express Bahari 9C yang melintas menuju tujuan yang sama. Kapal tersebut melaporkan tidak terlihat adanya asap dari sisi kanan KM Sabuk Nusantara 91.
Setelah memastikan situasi terkendali, nakhoda memutuskan melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Kangean. Keputusan tersebut diambil setelah kondisi kapal dinyatakan aman berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan.
KSOP Kelas IV Kalianget juga meminta nakhoda menyusun berita acara kejadian, menyampaikan laporan kepada Syahbandar, serta mencatat insiden tersebut dalam buku harian kapal.
Langkah administratif itu diperlukan untuk mendokumentasikan kejadian sekaligus menjadi bagian dari proses penanganan dan evaluasi keselamatan pelayaran.
KSOP Kelas IV Kalianget menegaskan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berada dalam kondisi aman. Sementara itu, penyebab kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api secara pasti.
Keterangan awal ini disampaikan atas nama Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas.
Bawa 235 Penumpang, KSOP Minta Laporan Resmi
KM Sabuk Nusantara 91 bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada pukul 08.09 WIB dengan membawa 235 penumpang. Meski sempat terjadi kebakaran, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan selamat dan dalam kondisi aman.
KSOP Kelas IV Kalianget meminta nakhoda segera menyusun berita acara kejadian dan menyampaikan laporan resmi kepada syahbandar. Kejadian tersebut juga diminta dicatat dalam buku harian kapal sebagai bagian dari dokumentasi dan pertanggungjawaban operasional pelayaran.
“Kami telah meminta nakhoda membuat berita acara dan melaporkan kejadian ini kepada syahbandar. Kami juga meminta agar peristiwa tersebut dicatat dalam buku harian kapal sebagai dokumentasi resmi,” tegas Azwar.
KSOP Kalianget terus menekankan pentingnya kewaspadaan dan penerapan prosedur keselamatan di atas kapal. Insiden ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran di kapal harus ditangani secara cepat dan tepat agar tidak membahayakan penumpang maupun awak kapal.
Dengan pemadaman yang berhasil dilakukan, pemeriksaan kondisi kapal, serta koordinasi antarpihak, pelayaran KM Sabuk Nusantara 91 menuju Kangean dilanjutkan setelah nakhoda menyatakan kapal dalam kondisi aman.












