Leeds, Jatimmandiri.id – Manchester United kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris. Hasil ini membuat posisi Setan Merah semakin tertekan karena masih tertahan di papan bawah klasemen dan belum mampu menemukan konsistensi permainan.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui situasi timnya sedang tidak ideal. Meski demikian, ia tetap optimistis skuadnya mampu bangkit dan kembali meraih hasil positif.
Manchester United baru mengumpulkan tujuh poin dari tujuh pertandingan liga musim ini. Di semua kompetisi, mereka juga hanya mencatatkan satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir.
Catatan tersebut menjadi salah satu awal musim terburuk Manchester United sejak 1986. Tekanan terhadap Carrick pun meningkat seiring rentetan hasil yang belum sesuai harapan.
“Kami tidak menganggap semuanya berjalan baik. Terkadang sebuah tim mengalami kesulitan dan harus menemukan jalan keluar,” ujar Carrick.
Ia mengakui kondisi tim saat ini terlihat mengkhawatirkan. Namun, Carrick menegaskan keyakinannya bahwa Manchester United memiliki kemampuan untuk melewati masa sulit dan membangun tren kemenangan.
“Kami harus menemukan jalan keluar. Kami mampu memenangkan pertandingan. Saya yakin kami bisa menjalani periode yang baik,” lanjutnya.
Bryan Mbeumo Bawa MU Unggul, Leeds Menyamakan Kedudukan
Dalam pertandingan di Elland Road tersebut, Manchester United sempat memimpin melalui gol Bryan Mbeumo pada babak pertama.
Namun, keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Leeds United menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui Dominic Calvert-Lewin yang memanfaatkan bola di depan gawang setelah Manchester United gagal membuang bola hasil sepak pojok dengan sempurna.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Manchester United pun kembali kehilangan kesempatan untuk mengamankan tiga poin.
Meski gagal menang, Carrick menilai pertandingan tersebut dapat menjadi titik awal untuk memperbaiki performa tim. Ia melihat adanya komitmen dan intensitas permainan yang lebih baik dari para pemainnya.
Menurut Carrick, persiapan tim dalam beberapa hari terakhir juga menunjukkan perkembangan positif. Ia mengaku merasakan semangat yang lebih kuat di dalam skuad menjelang pertandingan melawan Leeds.
Carrick turut menekankan pentingnya memahami karakter pertandingan di Elland Road, termasuk sejarah persaingan kedua klub dan tuntutan untuk tampil maksimal di lapangan.
Meski demikian, ia menyadari bahwa hasil akhir tetap menjadi ukuran penting. Karena gagal meraih kemenangan, Carrick meminta timnya tidak berlebihan dalam menilai penampilan tersebut.
“Kami tidak boleh terlalu larut dalam penilaian positif karena kami tidak menang. Namun, jika terus melakukan hal yang benar dengan alasan yang tepat, pada akhirnya kami akan mendapatkan hasil yang pantas,” katanya.
Kritik Lisandro Martinez Tambah Tekanan
Hasil imbang melawan Leeds terjadi setelah Manchester United melewati pekan yang sulit. Bek Lisandro Martinez sebelumnya mengkritik manajemen klub terkait minimnya belanja pemain pada bursa transfer musim panas.
Kritik tersebut muncul setelah Manchester United menelan kekalahan dari Atletico Madrid di Liga Champions.
Situasi ini menambah tekanan terhadap Carrick, yang posisinya sebagai pelatih kepala mulai menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir.
Manchester United kini dituntut segera memperbaiki performa jika ingin kembali bersaing di papan atas. Jadwal berikutnya juga menjadi tantangan tersendiri bagi Setan Merah karena mereka dijadwalkan menghadapi Como, wakil Italia, di Liga Champions pada Rabu.
Carrick berharap semangat yang ditunjukkan para pemain saat menghadapi Leeds dapat menjadi modal untuk memperbaiki hasil pertandingan berikutnya. Namun, konsistensi dan kemampuan mengubah peluang menjadi kemenangan tetap menjadi pekerjaan rumah utama Manchester United.












