Kota Besar

Kisah Inspiratif Puri ‘Engkes’: Jual Kimbap Bayar UKT UNESA hingga Viral di TikTok

Penulis: NabilEditor: Alif Bintang
×

Kisah Inspiratif Puri ‘Engkes’: Jual Kimbap Bayar UKT UNESA hingga Viral di TikTok

Sebarkan artikel ini
Engkes
Puri Rahma Riswanti
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Puri Rahma Riswanti alias Engkes, kreator konten asal Sidoarjo sekaligus mahasiswi UNESA, membiayai kuliah mandiri sejak semester awal lewat jualan kimbap dan les privat.
  • Bermodal tabungan membeli ponsel di semester lima serta ikonik dengan motor Honda Supra, konten komedi membumi miliknya sukses viral di TikTok.
  • Memasuki fase penyelesaian skripsi dan banjir tawaran endorsement, Puri berpesan kepada mahasiswa baru untuk pantang menyerah dan terus berusaha maksimal.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Nama Puri Rahma Riswanti barangkali terdengar formal di kalangan civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Namun, begitu nama panggungnya, Engkes — atau sapaan akrabnya, Riris — disebut di jagat maya, warganet langsung mengidentifikasikannya sebagai kreator konten asal Sidoarjo yang atraktif, jenaka, dan tampil apa adanya.

Dara kelahiran Sidoarjo, 29 Maret 2004 ini menjadi potret konkret ketangguhan mahasiswa Gen Z masa kini. Di balik popularitas media sosialnya yang kini mendatangkan beragam kontrak endorsement, Puri menorehkan jalan hidup yang berliku demi mempertahankan kelangsungan studinya di perguruan tinggi negeri tanpa berpangku tangan pada bantuan beasiswa.

Mandiri Sejak Semester Awal: Les Privat hingga Jual Kimbap Kantin Kampus

Langkah Puri menempuh pendidikan sarjana di UNESA dilalui dengan tekad kemandirian finansial yang kuat. Sadar akan kewajiban melunasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara swadaya, perempuan muda ini membuang jauh rasa gengsi dan melakoni aneka pekerjaan sampingan sejak semester satu perkuliahan.

Aktivitas mencari nafkah halal ia tekuni di sela jadwal kuliah yang padat, mulai dari mengajar les privat membaca dan berhitung untuk anak-anak TK dan SD di rumahnya, memasarkan camilan pisang coklat dengan sistem prapesan (pre-order) secara daring, hingga memproduksi olahan kimbap secara mandiri untuk dititipkan ke kantin fakultas kampus.

Baca Juga  Hangatkan Iduladha, Cak Yebe Salurkan 41 Hewan Kurban ke Konstituen

“Sebelum ngonten kan belum ada penghasilan. Jadi selama kuliah itu bayar sendiri dari ngoles (mengajar les) itu tadi. Terus semester awal pernah jualan pisang coklat, jual kimbap 10 ribuan dititipin ke pak kantin. Dari situ dikumpulin buat bayar UKT,” kenang Puri, Minggu (27/9/2026).

Irama kesibukan yang melelahkan itu menuntut kedisiplinan tinggi dalam mengatur manajemen waktu, sampai-sampai ia rela memangkas waktu bersantai atau sekadar nongkrong bersama rekan-rekan sebayanya.

Menabung Ponsel Sendiri dan Melejit Lewat Ikon Honda Supra

Niat menjajaki dunia kreatif digital sesungguhnya telah lama terpendam dalam benak Puri. Namun, keterbatasan fasilitas membuatnya harus bersabar hingga tabungan dari hasil mengajar les dan berdagang kimbap mencukupi untuk membeli gawai ponsel pintar sendiri pada semester lima.

Berbekal ponsel tersebut, Puri mulai mengeksekusi ide-ide kreatif seputar sketsa komedi ringan dan dinamika kehidupan harian bersama lingkar pertemanannya. Daya tarik khas yang melambungkan namanya adalah sepeda motor bebek Honda Supra lawas miliknya, kendaraan setia yang menemaninya wira-wiri sejak semester tiga hingga saat ini.

Karakter hidupnya yang bersahaja dan kontras komikal ketika disandingkan dengan rekan-rekannya yang menunggangi motor Vespa matik justru menjelma menjadi magnet orisinalitas yang mendongkrak popularitas akunnya di platform video pendek TikTok.

Fokus Tuntaskan Skripsi dan Pesan Bernas untuk Generasi Muda

Meski kini jadwal hariannya dipadati produksi konten digital dan manajemen promosi produk, mahasiswi tingkat akhir ini menegaskan bahwa bangku akademik tetap menjadi komitmen nomor satu. Di tengah fase penulisan tugas akhir (skripsi), Puri bertekad merampungkan status sarjananya dengan baik.

Berkaca dari proses panjang perjuangannya dari titik nol, Puri menitipkan pesan penguat bagi mahasiswa baru (maba) serta generasi muda yang tengah bertarung menjemput impian hidup.

Baca Juga  Konsistensi Jadi Kunci, Hendro Puspito Tekankan Pentingnya Unggul di Setiap Lini Bisnis

“Hidup adalah kejutan, enggak ada yang tahu ending-nya. Dulu kan enggak menyangka juga bisa sampai dikenal orang. Untuk teman-teman yang mau mencapai sesuatu, usahalah semaksimal mungkin. Apapun hasilnya, usaha dulu. Semangat, jangan putus asa,” pungkasnya hangat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *