InfrastrukturJatim

Hari Kereta Api, Khofifah dan KAI Daop 8 Dorong Integrasi Antarmoda

Penulis: Dicky DeaEditor: Alif Bintang
×

Hari Kereta Api, Khofifah dan KAI Daop 8 Dorong Integrasi Antarmoda

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memperingati Hari Kereta Api di Stasiun Sidoarjo.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Momen peringatan Hari Kereta Api Nasional pada 28 September menjadi panggung penting bagi penguatan sistem transportasi publik di Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyoroti secara tajam urgensi pembenahan fasilitas angkutan massal urban, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Integrasi langsung antara kereta komuter dan angkutan umum lokal dinilai sudah sangat mendesak. Hal ini demi mempermudah mobilitas harian para pekerja sekaligus mengurai kemacetan kronis di koridor Sidoarjo–Surabaya.

Khofifah menegaskan bahwa keterhubungan angkutan umum lokal harus langsung menyambut penumpang begitu mereka melangkah keluar dari gerbong kereta.

“Selamat Hari Kereta Api Nasional. Sidoarjo ini penyangga utama Surabaya dengan mobilitas pekerja yang sangat luar biasa tinggi. Saya mendesak adanya percepatan integrasi antarmoda secara riil di Stasiun Sidoarjo. Penumpang yang turun dari kereta komuter harus langsung terkoneksi dengan angkutan umum lokal atau bus pengumpan yang nyaman tanpa perlu bingung. Jika integrasi fisik dan sistem tiket ini berjalan baik, masyarakat dengan sendirinya akan beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal,” ujar Khofifah, Senin (28/9/2026).

Gagasan strategis tersebut disambut terbuka oleh pihak operator. Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, sembari terus mematangkan evaluasi keselamatan jalur rel di wilayah Sidoarjo.

“Kami sangat mendukung visi integrasi antarmoda tersebut demi kenyamanan pelanggan. Saat ini, volume penumpang kereta komuter di Stasiun Sidoarjo terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan,” ucap Luqman.

Kolaborasi dalam menghadirkan transportasi massal terintegrasi serta langkah nyata mitigasi risiko kecelakaan di perlintasan rel kini menjadi tumpuan harapan besar yang ditunggu realisasinya oleh warga Kota Delta.

Baca Juga  LIRA Perkuat Konsolidasi

”Bersamaan dengan momentum Hari Kereta Api ini, fokus utama kami adalah menyinkronkan fasilitas stasiun dengan perencanaan tata ruang pemda. Selain itu, kami juga terus mengampanyekan budaya tertib di perlintasan sebidang dan bekerja sama dengan Dishub Sidoarjo untuk mengevaluasi atau menutup perlintasan ilegal demi keselamatan bersama,” tuntasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Probolinggo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo mengembangkan ekosistem ekspor produk halal dan menyabet prestasi Juara I Kategori Nilai Ekspor…

Berita

Kediri, Jatim Mandiri Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Jombang menemukan modus penjualan rokok ilegal menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi…