BeritaOlahraga

Ubed Antar Indonesia ke Semifinal Asian Games 2026

Editor: ibn
×

Ubed Antar Indonesia ke Semifinal Asian Games 2026

Sebarkan artikel ini
Moh Zaki Ubaidillah tampil pada partai kelima dan mengalahkan Eogene Ewe untuk memastikan Indonesia lolos ke semifinal. Foto: PBSI
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri

Tim badminton beregu putra Indonesia sukses menaklukkan Malaysia 3-2 pada perempat final Asian Games 2026. Moh Zaki Ubaidillah menjadi penentu kemenangan setelah mengalahkan Eogene Eon Ewe pada partai kelima di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (22/9).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Indonesia sempat tertinggal setelah Jonatan Christie kalah dari Leong Jun Hao pada partai pembuka. Jonatan menyerah 22-20, 12-21, 17-21 sehingga Malaysia unggul 1-0. Indonesia kemudian menyamakan kedudukan melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka mengalahkan Sze Fei Goh/Nur Izzuddin bin Mohd Rumsani dengan skor 2-1.

Alwi Farhan membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah menundukkan Justin Shou Wei Hoh pada partai ketiga. Alwi menang dua gim langsung. Malaysia kembali menyamakan kedudukan melalui Aaron Chia/Tee Kai Wun. Mereka mengalahkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor 2-1 pada partai keempat.

Penentuan kemenangan Indonesia akhirnya ditentukan Ubed (sapaan Moh Zaki Ubaidillah) pada partai kelima. Ia tampil solid dengan mengalahkan Eogene Eon Ewe dua gim langsung, 21-11, 21-11. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia ke semifinal nomor beregu putra Asian Games 2026 menghadapi Thailand.

Sementara itu, Jonatan mengaku kecewa karena gagal menyumbangkan poin pada partai pembuka. Namun, ia menyebut sudah berusaha maksimal menghadapi Leong dalam pertandingan tersebut.

“Ekspektasi dari diri sendiri pastinya pengen dapat poin untuk Indonesia dan saya kecewa dengan hasil ini. Tapi saya sudah melakukan yang terbaik,” kata Jonatan, Selasa (22/9). Menurut Jonatan, lawan tampil percaya diri sehingga tekanan berbalik kepadanya. Ia juga menilai beberapa keputusan pada poin-poin krusial belum cukup agresif.

“Saya coba untuk fight back, coba nge-push dia lagi dan beberapa momen berhasil, tapi kembali lagi di poin-poin yang krusial, saya kurang berani memutuskan untuk lebih agresif,” ujarnya.

Baca Juga  Penalti Jadi Motivasi, BTR Juara

Jonatan mengatakan kondisi pertandingan juga menuntut stamina dan permainan power karena laju bola relatif lambat. “Kondisi dan suasana di dalam cukup panas, laju bola juga sedikit agak lambat jadi memang harus banyak menggunakan power, harus banyak menggunakan stamina,” katanya.

Ia menilai karakter pertandingan berbeda dengan pertemuan sebelumnya melawan Leong pada China Masters. “Tadi dituntut untuk main rally, dituntut untuk bermain power juga,” ujar Jonatan.

Sebelumnya, tim beregu putri Indonesia juga memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan Chinese Taipei 3-1. (*/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kediri, Jatim Mandiri Bea Cukai Kediri bersama Satpol PP Jombang menemukan modus penjualan rokok ilegal menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Sundaland pernah menjadi bentang daratan luas dengan air, tanah subur, mineral, gunung, dan laut yang mendukung…