Jateng

Job Fair MTQ 2026 Buka Lebih dari 3.000 Lowongan Kerja

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Job Fair MTQ 2026 Buka Lebih dari 3.000 Lowongan Kerja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG, Jatim Mandiri – Kesempatan bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan terbuka lebar. Sebanyak lebih dari 3.000 lowongan kerja tersedia dalam Job Fair MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari, 17-18 September 2026, tersebut diikuti sekitar 40 perusahaan dengan menyediakan ratusan jenis jabatan bagi pencari kerja.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Candra Yuliawan mengatakan, Job Fair MTQ 2026 menjadi bursa kerja kedua yang digelar Pemprov Jateng sepanjang tahun ini.

“Lowongannya lebih dari 3.000, ada sekitar 300 jabatan. Ini ‘job fair’ kedua tahun 2026, setelah sebelumnya kami mengadakan job fair dalam rangka Hari Jadi Jawa Tengah,” kata Candra di Semarang, Kamis (17/9/2026).

Candra memastikan proses penerimaan tenaga kerja dilakukan secara terbuka berdasarkan kualifikasi masing-masing pencari kerja. Keputusan mengenai diterima atau tidaknya pelamar sepenuhnya menjadi kewenangan perusahaan.

Ia juga menegaskan Job Fair MTQ 2026 bukan sekadar kegiatan formalitas. Pemprov Jateng memastikan tidak ada praktik titip-menitip maupun intervensi dalam proses rekrutmen.

Menurutnya, setiap tahapan seleksi juga dapat dipantau melalui mekanisme yang telah disiapkan bersama perusahaan peserta. Pencari kerja akan mendapatkan informasi mengenai perkembangan lamaran, termasuk jika harus mengikuti seleksi lanjutan maupun dinyatakan tidak lolos.

“Kalau tidak diterima, bilang saja tidak. Jangan pelamar diberikan PHP. Menunggu itu paling enggak enak. Kalau ada seleksi selanjutnya, sampaikan seleksi selanjutnya, batas akhirnya kapan,” tegasnya.

Kesempatan tersebut, lanjut Candra, terbuka bagi seluruh pencari kerja yang memenuhi persyaratan. Tidak hanya warga Jawa Tengah, pencari kerja dari daerah lain juga diperbolehkan mengikuti proses rekrutmen.

Baca Juga  Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sragen Bagikan 200 Paket Sembako

“Tidak ada sama sekali. Saya ketua timnya ‘job fair’. Tidak ada namanya titip-menitip,” katanya.

Tingginya kebutuhan terhadap informasi lowongan kerja terlihat dari jumlah pendaftar secara daring sebelum pelaksanaan kegiatan. Hingga bursa kerja dimulai, sekitar 1.260 orang telah mendaftar.

Candra mengatakan kondisi tersebut menunjukkan akses terhadap informasi pekerjaan masih dibutuhkan masyarakat. Menurut dia, persoalan bukan semata-mata kurangnya lowongan, tetapi juga kesesuaian antara pekerjaan dengan minat, lokasi, serta kemampuan pencari kerja.

“Ini sebagai upaya penyerapan tenaga kerja. Sebenarnya kalau dilihat antara penganggur dengan lowongan, banyak lowongan. Tinggal kadang-kadang kita memilih berdasarkan passion, tempat kerja, atau tempat tinggal,” ujarnya.

Salah satu perusahaan peserta, PT Polygroup Manufaktur Indonesia, turut membuka lebih dari 15 jenis lowongan dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 20 orang.

HR Recruitment PT Polygroup Manufaktur Indonesia Rizka Anlina mengatakan proses seleksi dilakukan berdasarkan kualifikasi, pengalaman, dan kesesuaian bidang pelamar dengan posisi yang tersedia.

“Untuk pelamar sendiri, kita murni sesuai kualifikasi. Tidak ada sangkut paut apa pun. Disesuaikan dengan pengalaman dan lowongan yang relevan dengan bidang pencari kerja,” katanya.

Perusahaan juga memberikan kesempatan kepada lulusan baru atau fresh graduate, salah satunya untuk posisi admin produksi.

“Untuk para pencari kerja, yakin saja sama diri kalian sendiri. Asalkan punya skill, kemampuan dan niat, tidak usah mendengarkan isu-isu yang kurang baik di luar sana,” ujar Rizka.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *