SEMARANG, Jatim Mandiri – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah, semak maupun ilalang di sekitar jalur rel. Asap dan api dari pembakaran lahan dinilai dapat mengganggu jarak pandang masinis hingga berisiko menghambat perjalanan kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan aktivitas pembakaran di sekitar jalur rel perlu dihindari, terutama ketika api atau asap berada dekat dengan lintasan kereta.
“Asap akibat aktivitas pembakaran di sekitar rel dapat berdampak terhadap terganggunya jarak pandang masinis,” kata Luqman di Semarang, Kamis (17/9/2026).
KAI mencatat sedikitnya lima kejadian kebakaran lahan di sekitar jalur rel wilayah Daop 4 Semarang selama September 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Blora, Tegal, Pemalang, Grobogan serta Kota Semarang.
Meski kebakaran tidak seluruhnya berdampak langsung terhadap perjalanan kereta, KAI tetap melakukan pemantauan dan penanganan untuk memastikan kondisi jalur tetap aman.
Luqman mengatakan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menangani setiap kejadian kebakaran. Dengan koordinasi tersebut, titik api yang muncul di sekitar jalur rel dapat segera ditangani sehingga potensi gangguan terhadap perjalanan kereta api dapat ditekan.
“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan unsur kewilayahan maupun pemadam kebakaran apabila terdapat potensi kebakaran di sekitar jalur KA,” katanya.
KAI juga melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur dan lingkungan di sepanjang lintasan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.
Menurut Luqman, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu mencegah gangguan tersebut. Warga yang melihat titik api di sekitar jalur kereta diminta segera melaporkannya agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api semakin meluas atau mendekati rel.
“Masyarakat diminta turut membantu KAI dalam melakukan penanganan secara cepat serta menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api,” tambahnya.
KAI berharap kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar jalur rel dapat semakin meningkat. Pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan tidak hanya berpotensi menyebabkan kebakaran, tetapi juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu pandangan masinis saat kereta melintas.
Dengan keterlibatan masyarakat dan koordinasi bersama unsur kewilayahan serta petugas pemadam kebakaran, potensi gangguan akibat kebakaran di sekitar jalur rel diharapkan dapat segera ditangani.












