Malang, Jatim Mandiri
Kondisi RR (19), mahasiswa Universitas Brawijaya yang terjatuh dari lantai enam Gedung Sentral Fakultas Pertanian, stabil setelah menjalani operasi di RSSA Malang, akhir pekan lalu. Ia masih dirawat intensif, sementara polisi menyelidiki rangkaian peristiwa dan menunggu kondisinya memungkinkan untuk memberikan keterangan.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, kondisi RR belum dapat diketahui secara menyeluruh. Mahasiswa tersebut masih berada dalam pemantauan tim medis.
“Pascaoperasi, kondisi korban stabil dan masih di rawat di ICU Kapuas RSSA. Kedua kakinya telah di pasang gips dan terdapat beberapa jahitan di sekitar wajah,” ujar Lukman.
Sebelumnya, petugas Polsek Lowokwaru mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai insiden tersebut. RR di temukan dalam kondisi tak sadarkan diri.
Berdasarkan identitasnya, RR tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UB angkatan 2025. Petugas kemudian mengevakuasinya untuk memperoleh penanganan medis.
Penyidik telah mengumpulkan sejumlah informasi, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Bukti tersebut di gunakan untuk mengetahui rangkaian peristiwa secara utuh.
“Untuk motif dan latar belakangnya masih dalam penyelidikan. Kami menunggu kondisi korban memungkinkan untuk memberikan keterangan,” jelas Lukman.
Menurut dia, pemulihan RR tidak hanya memerlukan penanganan fisik. Pendampingan dan asesmen psikologis juga di nilai penting untuk memastikan mahasiswa tersebut memperoleh dukungan yang tepat.
“Yang utama saat ini adalah keselamatan dan pemulihan korban. Setelah kondisinya memungkinkan, pendampingan serta asesmen terhadap kondisi psikologis juga penting di lakukan,” katanya. (yf/ibn)












