Jateng

Bulog Banyumas Pastikan Stok Beras Cukup untuk Tambahan Bantuan Pangan

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Bulog Banyumas Pastikan Stok Beras Cukup untuk Tambahan Bantuan Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUMAS, Jatim Mandiri – Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan stok beras di wilayah Banyumas Raya masih mencukupi untuk mendukung penyaluran tambahan bantuan pangan pada Oktober hingga Desember 2026. Meski demikian, Bulog masih menunggu petunjuk teknis dan penugasan resmi pemerintah terkait pelaksanaan program tersebut.

Wilayah kerja Bulog Banyumas mencakup Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan, tambahan bantuan pangan untuk tiga bulan terakhir tahun ini bukan merupakan perpanjangan program sebelumnya, melainkan alokasi baru.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Informasi terakhir, Bulog mempersiapkan bantuan pangan lagi untuk Oktober, November, dan Desember. Jadi bukan perpanjangan, tetapi penambahan alokasi selanjutnya,” kata Prawoko di Purwokerto, Kamis (10/9).

Prawoko menjelaskan, bantuan pangan untuk Oktober hingga Desember merupakan tambahan setelah penyaluran alokasi Juli-September. Bantuan untuk periode sebelumnya telah disalurkan pada Agustus dan September.

Namun, sejumlah ketentuan teknis masih menunggu kepastian pemerintah. Termasuk mengenai jumlah penerima bantuan yang nantinya bisa tetap, bertambah, maupun berkurang sesuai kebijakan dan data terbaru.

“Intinya, semuanya kita menunggu jika memang ada penugasan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember. Mungkin ada aturan baru, penambahan, dan segala macam,” ujarnya.

Dari sisi ketersediaan beras, Bulog Banyumas menyatakan tidak memiliki persoalan untuk menjalankan penugasan apabila surat resmi telah diterbitkan pemerintah.

“Kalau secara prinsip stok dan lain-lain, kita siap. Stoknya cukup,” tegas Prawoko.

Ia menjelaskan posisi Bulog dalam program bantuan pangan adalah sebagai penyedia beras sekaligus menjalankan distribusi berdasarkan penugasan pemerintah. Sementara mengenai siapa saja yang berhak menerima bantuan bukan menjadi kewenangan Bulog.

“Data itu bukan wilayah Bulog. Ibaratnya Bulog sekadar penyedia barang dan distribusi,” katanya.

Baca Juga  Bidik 10 Besar Porprov Jateng 2026, Bupati Blora Lepas 347 Atlet

Sebelumnya, Prawoko menyebut stok beras Bulog Banyumas berada di kisaran lebih dari 76 ribu ton setara beras. Stok tersebut masih dapat bertambah karena proses penyerapan terus berjalan, meskipun pada saat yang sama sebagian beras dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan pangan.

“Stok kita masih di angka sekitar 76 ribuan ton setara beras. Ini masih terus bertambah dengan adanya penyerapan, juga ada yang keluar untuk penyaluran bantuan pangan,” katanya di Purwokerto, Senin (31/8).

Sepanjang 2026, Bulog Banyumas juga ditargetkan melakukan pengadaan cadangan pangan pemerintah sebanyak 72.312 ton setara beras. Hingga saat ini, realisasi pengadaan telah menembus lebih dari 67.000 ton.

Sementara itu, penyaluran bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September di wilayah Banyumas Raya terus dipercepat. Total pagunya mencapai 26.589.150 kilogram untuk 886.305 penerima, dengan masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram atau setara 10 kilogram setiap bulan.

Tambahan bantuan pangan pada kuartal IV 2026 sebelumnya juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk bantuan beras bagi 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu selama tiga bulan.

“Anggarannya sekitar Rp17 triliun (untuk bantuan beras selama tiga bulan),” kata Airlangga dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/9).

Bantuan tersebut diarahkan kepada keluarga dalam kategori desil 1 sampai dengan desil 4 dengan alokasi 10 kilogram beras per keluarga setiap bulan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *