Jember, Jatimmandiri.id – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada perjalanan sejumlah peserta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII 2026 menuju Jember. Universitas Jember (Unej) bersama Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) menyiapkan sejumlah penyesuaian agar peserta tetap dapat mengikuti kompetisi.
Dari total 891 peserta, sebanyak 34 orang dari 14 tangkai lomba mengalami kendala perjalanan. Gangguan penerbangan juga membuat hingga Senin (7/9) malam masih terdapat 14 provinsi yang belum menyelesaikan registrasi kedatangan seluruh kontingen.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej Fendi Setyawan mengatakan peserta yang terlambat tetap akan diberi kesempatan mengikuti perlombaan.
“Peserta yang mengalami keterlambatan tetap diberikan kesempatan mengikuti perlombaan, sementara peserta yang tidak memungkinkan hadir secara langsung akan diakomodasi secara daring sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fendi dalam keterangannya di Jember, Selasa.
Panitia telah berkoordinasi dengan BPSMI Pusat dan dewan juri untuk menyesuaikan jadwal peserta terdampak.
“Memang ada kendala sebagian terkait dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan sehingga ada beberapa yang masih delay. Kami sudah berbicara dengan BPSMI Pusat dan tim juri untuk mencoba mengakomodasi dengan segala hal,” ujarnya.
Peserta yang terlambat dapat tampil pada hari berikutnya atau ditempatkan di urutan terakhir. Jika tidak memungkinkan hadir, panitia menyiapkan fasilitas Zoom.
“Kalau tidak memungkinkan lagi untuk hadir, ruang zoom mungkin kami sediakan. Terkait penilaiannya seperti apa menjadi diskresi juri. Kami sebagai penyelenggara menyiapkan sarana dan prasarana agar semua tetap bisa terlibat,” katanya.
Mewakili BPSMI Pusat, Eko Sri Haryanto menegaskan penyesuaian dilakukan dengan mengedepankan pembinaan mahasiswa.
“Spiritnya adalah pembinaan. Karena itu, teman-teman yang berhalangan dan sudah siap dalam perjalanan tetapi mengalami penundaan, bahkan mungkin ada yang mengalami pembatalan, kami berikan diskresi atau keringanan dalam bentuk beberapa opsi,” katanya.
Peksiminas XVIII berlangsung 8–10 September 2026 di Unej dengan 15 tangkai seni. Panitia juga melibatkan mahasiswa sebagai liaison officer untuk mendampingi kontingen selama kegiatan.












