Jatim

Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi Bidik Atlet Popda dan Piala Gubernur

×

Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi Bidik Atlet Popda dan Piala Gubernur

Sebarkan artikel ini
Peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Banyuwangi 2026 siap berkompetisi untuk menuju Popda dan Piala Gubernur.
Example 468x60

Banyuwangi, Jatimmandiri.id –  Sebanyak 725 peserta mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Banyuwangi 2026 yang digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Aula Yayasan Cheng Ho Banyuwangi.

Kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berprestasi untuk menghadapi berbagai kompetisi tingkat provinsi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi tahun ini mengusung semangat Road to Popda dan Piala Gubernur. Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Banyuwangi.

Pembukaan kejuaraan dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Forkopimda Banyuwangi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, serta para ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Ali Masduki, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia mendorong para pesilat untuk terus mengembangkan prestasi sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.

«“Terus gali prestasi, junjung sportivitas untuk memberikan yang terbaik untuk Banyuwangi. Jangan sampai pencak silat menjadi citra negatif untuk masyarakat Banyuwangi,” pesan Kompol Akhmad Ali Masduki.»

Wakil Ketua I IPSI Banyuwangi, Fajar Isnaini, juga mengajak seluruh insan pencak silat untuk bersama-sama menjaga sportivitas dan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama pelaksanaan kejuaraan maupun di luar pertandingan.

“Seluruh insan pencak silat kami harapkan menjaga sportivitas dan Kamtibmas di Kabupaten Banyuwangi. IPSI Banyuwangi akan terus berkomitmen untuk selalu mendukung program dari Pemerintah Banyuwangi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua V IPSI Banyuwangi, Rino Arya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Kejurkab tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang sudah memberikan support terhadap suksesnya acara ini. Kami juga turut bangga dengan adanya kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten sebagai ajang meraih prestasi sekaligus mencari bakat untuk Porprov, Popda, dan bank atlet IPSI Banyuwangi,” ungkapnya.

Baca Juga  Gangguan PLTU Paiton, DPRD Surabaya Desak PLN Hindari Prime Time dalam Pemadaman Listrik

Ketua Umum IPSI Banyuwangi, Ahmad Syifa’ Nailul Wafar, S.Kom., M.A.P., turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Cheng Ho Banyuwangi yang telah memberikan fasilitas untuk mendukung kelancaran kegiatan.

“Terima kasih kepada Bapak Khadafi selaku pemilik Yayasan Cheng Ho yang memberikan fasilitas untuk suksesnya acara ini. Kami berharap ke depan akan muncul atlet-atlet Banyuwangi yang terus berprestasi. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan mutu pelatih pencak silat di Banyuwangi, mulai dari tingkat desa di seluruh Kabupaten Banyuwangi,” tuturnya.

Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet secara berkelanjutan. Melalui kejuaraan ini, IPSI Banyuwangi berupaya menjaring potensi-potensi muda yang nantinya dapat dipersiapkan untuk membawa nama Banyuwangi dalam ajang Popda, Piala Gubernur, Porprov, serta kompetisi pencak silat lainnya.

Dengan melibatkan 725 peserta dan dukungan berbagai stakeholder, Kejurkab Pencak Silat Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan prestasi sekaligus menjaga nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan dalam olahraga pencak silat di Kabupaten Banyuwangi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *