JatimPolda Jatim

Ditinggal ke Pasar, Dua Rumah dan Kendaraan Warga Mojokerto Ludes Terbakar

×

Ditinggal ke Pasar, Dua Rumah dan Kendaraan Warga Mojokerto Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit truk dan sepeda motor matic yang berada di dalam area rumah.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Dua rumah milik Sanusi, warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, terbakar hebat pada Kamis (27/8/2026) pagi.

Kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit truk dan sepeda motor matic yang berada di dalam area rumah.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kapolsek Kutorejo, Sugeng Irawandi, menjelaskan pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat api mulai membesar, kondisi rumah diketahui sedang kosong lantaran pemilik rumah sedang pergi ke pasar.

“Tadi jam 09.00 ada informasi kebakaran di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo. Rumah milik Sanusi,” ungkapnya.

Sugeng menerangkan, sebelum kebakaran terjadi, truk bernopol W 8743 PE milik korban sempat digunakan untuk beraktivitas ke pasar.

Setelah kembali ke rumah, kendaraan tersebut tiba-tiba terbakar karena di dalam bagian bagasi terdapat serbuk kayu.

“Pagi sebelum kebakaran, truk keluar ke pasar, setelah itu kembali ke rumah. Di dalam bagasi mobil ada serbuk kayu. Tiba-tiba terbakar. Karena dia sendiri tidak mampu lalu melarikan diri meminta bantuan warga sekitar,” ujarnya.

Api yang berasal dari kendaraan tersebut kemudian merambat dan membakar dua bangunan rumah milik Sanusi.

Tidak hanya bangunan, kendaraan yang berada di lokasi juga ikut terdampak.

“Yang terbakar dua rumah dan satu mobil dan motor,” jelasnya.

Sementara itu, personel Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Vicky Prasetyo, mengatakan proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan sejumlah armada untuk mengatasi kobaran api.

“Berdasarkan informasi dari warga, tadi menerima telepon jam 09.00. Dua rumah yang terbakar,” kata Vicky.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran serta tiga unit truk tangki air dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan suplai air di lokasi kejadian.

Menurut Vicky, petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman karena adanya material serbuk gergaji kayu yang mudah terbakar sehingga proses pendinginan membutuhkan waktu lebih lama.

Baca Juga  Genjot Sektor Perumahan, Pemprov Jatim Targetkan Rehab 5.000 Unit Rutilahu pada 2027

“Kesulitannya ya ini, serbuk gergaji kayu,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, dua rumah, satu unit truk, serta satu sepeda motor mengalami kerusakan akibat terbakar.

Api berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam.

“Berhasil dipadamkan selama dua jam,” pungkas Vicky.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Perwakilan warga dan sekolah di Kaliwaron, Surabaya, berencana mengajukan rapat dengar pendapat kepada DPRD Kota Surabaya untuk…

Semeru
Berita

Lumajang, Jatim Mandiri Sebanyak 170 pendaki Gunung Semeru dipastikan aman saat dievakuasi dari Ranu Kumbolo, Kabupaten Lumajang, Kamis (27/8), menyusul…