Jatim

HUT Singapura ke-61, Khofifah Pacu Investasi Jatim

×

HUT Singapura ke-61, Khofifah Pacu Investasi Jatim

Sebarkan artikel ini
HUT Singapura
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadiri HUT Singapura ke-61 di Shangri-La Hotel Jakarta
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Gubernur Khofifah hadiri resepsi Hari Kemerdekaan Singapura ke-61 di Jakarta untuk perkuat kerja sama investasi, perdagangan, dan SDM.
  • Investasi Singapura masuk 3 besar di Jatim pada 2023–2025, ditopang rekor misi dagang November 2025 senilai lebih dari Rp4,163 triliun.
  • Kolaborasi strategis diperluas mencakup program beasiswa ASN Jatim untuk mengadopsi tata kelola dan daya saing global Singapura.

Jakarta, Jatimmandiri.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memantapkan posisi geopolitik dan ekonominya di kancah regional Asia Tenggara. Menghadiri dinner reception Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Singapura ke-61 di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (19/8).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen kuat untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Singapura di sektor investasi, perdagangan, hingga akselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dalam agenda diplomasi tersebut, Gubernur Khofifah hadir didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim Dyah Wahyu Ermawati.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat relasi produktif yang telah mengakar kuat antara Jawa Timur dan Negeri Singa.

“Hari ini kita tidak hanya ikut hadir pada peringatan kemerdekaan Singapura, lebih dari itu, ini momentum penguatan hubungan kerja sama yang telah terjalin cukup lama. Sebagaimana data DPMPTSP Jatim bahwa investasi Singapura ke Jatim pada tiga tahun terakhir yaitu 2023, 2024 dan 2025 merupakan tiga besar di Jatim,” ujar Khofifah, Kamis (20/8/2026).

Capaian Misi Dagang: Tembus Transaksi Fantastis Rp4,163 Triliun

Khofifah mengungkapkan, kerja sama ekonomi kedua pihak terus diarahkan guna memberikan impak nyata bagi masyarakat Jawa Timur sekaligus memfasilitasi pelaku usaha lokal dalam menembus rantai pasok global.

Baca Juga  Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Jadikan Waisak Momentum Perkuat Kerukunan dan Perdamaian

Salah satu bukti konkret dari kemitraan tersebut terwujud pada gelaran Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur ke Singapura pada November 2025.

Agenda perdagangan internasional tersebut sukses membukukan nilai transaksi fantastis lebih dari Rp4,163 triliun yang terbagi dalam 21 transaksi bisnis.

“Alhamdulillah, saat saya memimpin langsung misi dagang Singapura November lalu sukses dan bernilai fantastis. Misi dagang ini adalah ikhtiar kami mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dan Singapura khususnya untuk memperluas potensi produk industri dan perdagangan, serta membuka peluang investasi lainnya,” ungkapnya.

Ia menilai capaian masif tersebut membuktikan tingginya kepercayaan pasar Singapura terhadap produk unggulan Jawa Timur yang harus terus dipacu lewat penjajakan investasi dan temu bisnis berkelanjutan.

“Singapura adalah salah satu mitra penting bagi Jawa Timur. Tentu ini sangat memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing di Jawa Timur,” tutur Khofifah.

Peningkatan Kapasitas SDM: ASN Jatim Raih Beasiswa Belajar ke Singapura

Di luar sektor perdagangan dan penanaman modal, Pemprov Jatim menaruh prioritas tinggi pada transformasi SDM aparatur.

Mengingat Singapura menempati peringkat pertama daya saing di ASEAN dan posisi kedua di dunia, Jatim secara aktif menjalin kerja sama peningkatan kapasitas birokrasi melalui komunikasi intensif dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia.

“Dubes Singapura untuk Indonesia juga hadir di Gedung Negara Grahadi dan saya terima langsung, tentu ini tidak lain upaya Jawa Timur memperluas kerja sama strategis di bidang sumber daya manusia,” terang Khofifah.

Implementasi nyata dari kolaborasi ini adalah pemberian fasilitas beasiswa bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menimba ilmu dan studi tata kelola langsung di Singapura.

Baca Juga  Bongkar Sindikat Rekrutmen Kerja Fiktif Rp630 Juta, Polres Mojokerto Ringkus 3 Pelaku hingga ke Sumatra

“ASN Jatim menerima beasiswa belajar dari Singapura. Jawa Timur belajar langsung ke Singapura karena daya saing Singapura peringkat pertama di ASEAN dan posisi kedua dunia, ini juga kerja sama yang sangat strategis,” jelasnya.

Khofifah berharap pengetahuan serta praktik tata kelola terbaik (best practices) yang dipelajari para ASN dapat diintegrasikan ke dalam sistem birokrasi Jawa Timur guna mengoptimalkan mutu pelayanan publik.

Jatim Gerbang Perdagangan: Rawat Kolaborasi Konkret Antarnegara

Sebagai salah satu episentrum industri dan perdagangan nasional, Jawa Timur terus memposisikan diri terbuka terhadap berbagai peluang ekspansi investasi regional.

“Hubungan yang baik harus terus diterjemahkan menjadi kerja sama yang konkret. Jawa Timur terbuka untuk terus membangun kolaborasi dengan Singapura, terutama pada sektor-sektor strategis yang dapat memperkuat daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Khofifah seraya menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan ke-61 untuk Republik Singapura.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri – Pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang masih mengandalkan jalur darat karena operasi water bombing belum…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Kanwil DJKN Jatim memperkuat kualitas layanan pengelolaan kekayaan negara, penilaian, dan lelang melalui Forum Konsultasi Publik (FKP)…

Berita

GRESIK, Jatim Mandiri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik mengingatkan sekitar 100 perusahaan agar segera memastikan kepatuhan lingkungan sebelum pengawasan…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) Pertamina membantu pelaku UMKM bertahan saat pandemi sekaligus memperluas pasar hingga…