BeritaJatim

PAD Meningkat, 12.820 PPPK Aman dari PHK

×

PAD Meningkat, 12.820 PPPK Aman dari PHK

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi penguatan APBD yang dinilai mampu menjaga 12.820 PPPK dari ancaman PHK di tengah pemangkasan transfer pusat. Menurut Darmadi, peningkatan PAD hingga sekitar Rp1,5 triliun turut memperkuat kemampuan Pemkab Malang membiayai belanja pegawai dan menjaga keberlanjutan tenaga PPPK.

“Alhamdulillah, di sini aman, yang penting, PPPK dan honorer selamat dulu, dan kami lega karena Pak Bupati (HM Sanusi MM) sudah menjamin tak ada PHK,” ungkap Darmadi, Rabu (19/8).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dia menjelaskan, anggaran Pemkab Malang tahun ini mendapat pemangkasan sekitar Rp644 miliar dari pemerintah pusat, dari alokasi rutin yang sebelumnya mencapai Rp3,5 triliun.

Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan tekanan fiskal daerah, terutama setelah adanya penambahan pegawai yang harus diimbangi kemampuan keuangan daerah. “Namun demi menyelamatkan nasib 12.820, APBD diperkuat,” tegas Darmadi seperti dikutip tribunnews.com.

Darmadi menilai peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan APBD Kabupaten Malang. PAD itu disebut telah mencapai sekitar Rp1,5 triliun.

“Itu artinya, menyelamatkan nasib 12.820 pegawai PPPK karena dari PAD itu sudah cukup buat bayar gaji, sebab ambang batas 30 persen setara dengan Rp1,6 triliun dari kekuatan APBD Rp5,4 triliun,” tutur Darmadi.

Ia mengapresiasi Kepala Bapenda Kabupaten Malang Dr. Made Arya Wedanthara yang dinilai berperan dalam meningkatkan penerimaan daerah. Apresiasi juga disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang Abdulloh Satar terhadap tata kelola APBD di bawah arahan Kepala BKAD Yetty Nurhayati.

Satar menilai optimalisasi aset daerah turut membantu meningkatkan pendapatan. Salah satunya melalui lelang kendaraan dinas dan besi bekas bongkaran proyek yang menghasilkan sekitar Rp1,4 miliar.

Penguatan pendapatan dan optimalisasi aset tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang menjaga kemampuan fiskal daerah di tengah berkurangnya transfer dari pemerintah pusat. (*/ibn)

Example 300250
Baca Juga  Pemkab Grobogan Pacu Serapan APBD dengan Belanja Modal, Serapan Baru Mencapai 30 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri – Sejumlah Kabupaten/Kota di Jatim berpeluang mendapat tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Sebab, pemerintah memprioritaskan daerah ber-PAD…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate 5,75 persen di tengah tekanan global yang belum mereda demi menjaga stabilitas…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Bank Syariah Indonesia Regional VIII Surabaya dan Regional XII Surabaya Bali Nusra menggandeng investor serta sejumlah lembaga…

Berita

Korban Bertambah Jadi 71 Jiwa Jakarta, Jatim Mandiri Korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur,…

Berita

Kekeringan Melanda 22 Daerah di Jatim Surabaya, Jatim Mandiri Kekeringan melanda 22 kabupaten/kota di Jatim dan berdampak pada sekitar 24.136…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Bukan reruntuhan yang pertama kali ditemukan pemain, melainkan sebuah Atlantis yang masih hidup. Pelabuhan ramai, perdagangan…