Probolinggo, Jatim Mandiri
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dan gotong royong melanjutkan pembangunan Kota Probolinggo. Ajakan itu disampaikan saat tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Puri Manggala Bhakti, Senin (17/8), setelah upacara di Alun-Alun Kota Probolinggo.
Aminuddin mengatakan, mengisi kemerdekaan saat ini diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
“Kemerdekaan harus menjadi spirit bagi kita semua untuk terus bergerak membangun Kota Probolinggo. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. Ia menilai kebersamaan tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk pengembangan pariwisata dan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Kondisi kota yang aman, nyaman, dan kondusif dinilai menjadi salah satu pendukungnya.
Aminuddin juga mengapresiasi aparat penegak hukum, ulama, dan MUI yang turut menjaga keamanan serta kehidupan masyarakat dalam koridor nilai agama.
“Kita bersyukur atas sinergi seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan kondusivitas. Mulai dari aparat penegak hukum, termasuk para ulama dan MUI yang terus menjaga koridor agama.” Menurut Aminuddin, kedaulatan tidak hanya dijaga secara fisik, tetapi juga melalui nilai, persatuan, dan kehidupan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat menghargai jasa para pendahulu, termasuk mantan wali kota, tokoh masyarakat, serta anggota LVRI yang dinilai telah berkontribusi terhadap perkembangan Kota Probolinggo. “Apa yang kita nikmati hari ini merupakan bagian dari perjuangan para pendahulu. Tugas kita adalah melanjutkan estafet itu dengan pembangunan dan pengabdian, menuju Indonesia Emas,” katanya.
Aminuddin optimistis Kota Probolinggo berkontribusi dalam pembangunan nasional dengan mendorong pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen per tahun. Untuk mencapainya, seluruh potensi daerah perlu digerakkan secara bersama dan adaptif.
“Seperti gelombang yang terus bergerak, kita harus terus maju dan fleksibel menghadapi perubahan, tetapi tetap memiliki arah. Semangat itulah yang harus kita bawa dalam membangun Kota Probolinggo,” tegasnya.
Pembangunan juga diarahkan menuju kota yang semakin terang, aman, dan berbasis digital. Pemanfaatan teknologi, termasuk pemasangan ratusan CCTV di berbagai titik, menjadi bagian dari penguatan pemantauan keamanan.
Dia menegaskan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi energi untuk melanjutkan program pembangunan ke depan. “Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk terus bergerak. Kita bangun Kota Probolinggo bersama, dengan sinergi, kolaborasi dan semangat inklusif. Dari Kota Probolinggo, kita ikut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya.
Tasyakuran juga dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda, Ketua MUI, veteran, kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah unsur masyarakat. Acara ditutup pemotongan tumpeng. Aminuddin menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, sedangkan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari menyerahkannya kepada Wakil Ketua LVRI Bambang Suwignyo. (yf/ibn)












