Jatimmandiri.id – Euforia keberhasilan Persebaya Surabaya meraih gelar juara Piala Presiden 2026 masih terasa di tengah masyarakat. Komunitas Mbahe Bonek menggelar acara tasyakuran di Jalan Embong Malang, Surabaya, sebagai bentuk syukur atas prestasi tersebut.
Tasyakuran ini tidak hanya menjadi ajang merayakan keberhasilan Persebaya mengakhiri dahaga gelar. Para suporter juga menyampaikan harapan sekaligus desakan kepada manajemen agar segera mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi liga musim depan.
Meski Piala Presiden merupakan turnamen pramusim, gelar tersebut dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat Surabaya dan para pendukung Persebaya. Prestasi itu dianggap menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus kebanggaan terhadap tim berjuluk Bajul Ijo.
Pentolan suporter Persebaya, Ir. Zulkarnain, mengatakan keberhasilan meraih trofi menjadi angin segar setelah suporter cukup lama menantikan prestasi dari tim kebanggaan Kota Surabaya tersebut.
“Bagi kami ini cukup terobati. Rasa rindu juara itu sudah ada. Meskipun baru pramusim, nama besar Persebaya sekarang bisa mulai terangkat kembali,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, usia Persebaya yang semakin mendekati satu abad harus menjadi motivasi untuk memburu prestasi yang lebih tinggi. Ia menilai gelar juara liga musim depan semestinya menjadi target utama.
“Persib Bandung saja bisa tiga kali juara, kenapa kita tidak? Bagi kita, target juara liga musim depan adalah suatu keharusan dan kebanggaan bagi seluruh warga Kota Surabaya,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bendahara Komunitas Mbahe Bonek, Kasan Rifash. Ia menjelaskan, tasyakuran tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus dorongan moral kepada manajemen Persebaya agar segera melakukan persiapan menghadapi kompetisi liga.
“Syukuran ini bentuk syukur kita kepada Allah. Walaupun final Piala Presiden digelar tanpa penonton di stadion, yang penting juaranya Persebaya,” kata Kasan.
Kasan berharap momentum juara Piala Presiden 2026 tidak berhenti sebagai perayaan semata. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi awal untuk membangun skuad yang lebih kuat dan kompetitif.
Ia meminta manajemen Persebaya bergerak cepat mendatangkan serta mempertahankan pemain berkualitas untuk menghadapi persaingan di Liga 1.
“Kami mengimbau pengurus Persebaya sekarang untuk menyiapkan pemain-pemain berkaliber baik. Harapan utama kami jelas, yaitu menang di Liga Indonesia. Komunitas Mbahe Bonek akan terus mengawal dan mendukung penuh Persebaya untuk meraih gelar tersebut,” pungkasnya.
Bagi Mbahe Bonek, keberhasilan Persebaya menjadi juara Piala Presiden 2026 menjadi awal kebangkitan. Dukungan suporter akan terus diberikan, sekaligus diiringi tuntutan agar manajemen mampu menghadirkan prestasi yang lebih besar pada kompetisi liga.












