CILACAP, Jatim Mandiri – Upaya memperluas kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Cilacap terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Lewat Program Skema Sharing Iuran (SSI), sebanyak 16 ribu warga memperoleh bantuan pembayaran iuran JKN hingga akhir tahun 2026.
Program tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus mendorong peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Cilacap.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto KGS Hamdani mengatakan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, kerja sama antara Pemkab Cilacap dan Baznas menjadi contoh pelaksanaan semangat gotong royong dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk gotong royong yang sangat positif. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Baznas menunjukkan perlindungan kesehatan dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak sekaligus mendorong pencapaian Universal Health Coverage (UHC),” katanya, Rabu (5/8).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Rumah Dinas Bupati Cilacap, Selasa (4/8), dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Annisa Fabriana, jajaran BPJS Kesehatan, serta Baznas Kabupaten Cilacap.
Melalui Program SSI, Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap menanggung iuran JKN bagi 16 ribu peserta yang telah ditetapkan untuk periode Juli hingga Desember 2026.
Menurut Hamdani, program tersebut tidak hanya menambah jumlah peserta JKN, tetapi juga memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan ketika sewaktu-waktu diperlukan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Annisa Fabriana mengapresiasi dukungan Baznas dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata untuk memperkuat kesejahteraan warga sekaligus mendukung target nasional cakupan kepesertaan JKN.
Saat ini, tingkat Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Cilacap telah mencapai 96,04 persen. Dengan tambahan peserta melalui Program SSI, pemerintah daerah berharap cakupan kepesertaan dapat terus meningkat hingga mencapai target nasional sebesar 98 persen.
Selain memperluas kepesertaan, pemerintah juga berharap keaktifan peserta JKN tetap terjaga sehingga manfaat perlindungan kesehatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Wakil Ketua II Bidang Distribusi dan Daya Guna Baznas Kabupaten Cilacap Akhmad Kholil mengatakan pihaknya akan terus mendukung Program JKN karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, melalui Program SSI, Baznas ingin memastikan masyarakat yang selama ini kesulitan membayar iuran tetap dapat menjadi peserta aktif JKN sehingga tidak kehilangan akses terhadap layanan kesehatan.












