Intisari Berita:
Lokasi Kericuhan: Warkop Sendok Gula, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo
Pemicu Keributan: Rombongan konvoi ~20 sepeda motor terduga oknum suporter menyalakan kembang api ke arah warga yang sedang nobar.
Tindakan Aparat: Personel Polsek Buduran bersama Polresta Sidoarjo bergerak cepat meredam keributan dan memastikan nihil korban jiwa/luka.
Sidoarjo, Jatimmandiri.id — Aksi keributan yang diduga melibatkan oknum rombongan suporter pecah di area warung kopi kawasan Jalan Pagerwojo, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Selasa (4/8/2026) malam.
Insiden tersebut dipicu oleh aksi provokatif rombongan pemuda bermotor yang melempar kembang api ke arah lokasi nonton bareng (nobar). Beruntung, respon cepat aparat kepolisian berhasil memutus potensi bentrokan meluas sehingga kondisi kembali kondusif.
Kronologi Lempar Kembang Api di Depan Warkop
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.15 WIB saat Warkop Sendok Gula masih dipadati ratusan pengunjung yang selesai menggelar kegiatan nobar.
Secara mendadak, melintas rombongan sekitar 20 sepeda motor berboncengan dari arah jalan utama. Saat melintas di depan warkop, beberapa pemuda di antaranya meletuskan kembang api yang diarahkan langsung ke dalam area kerumunan warga.
Sontak, aksi tersebut memancing amarah warga dan pengunjung warkop hingga memicu kericuhan di sepanjang jalan. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, beberapa pemuda tampak mengacungkan kembang api dan mengacungkan benda panjang mirip pipa besi.
Polisi Terapkan Pengamanan Ketat dan Bintangi Penyisiran
Menerima aduan darurat via layanan 110, personel Polsek Buduran bersinergi dengan Unit Patroli 14.01 Polresta Sidoarjo langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Buduran, Kompol Sugeng Sulistiyono, mengonfirmasi bahwa penanganan cepat di lapangan berhasil melerai kedua kelompok sebelum terjadi kontak fisik hebat.
“Anggota langsung melerai dan meredam emosi warga di lokasi agar tidak terpancing provokasi. Rombongan pemuda tersebut langsung kami halau dan dorong pembubarannya ke arah timur menuju kawasan Pucang hingga Alun-Alun Sidoarjo,” terang Kompol Sugeng, Rabu (5/8/2026).
Dipastikan Nihil Korban Jiwa dan Luka
Pengamanan di kawasan Pagerwojo hingga pusat Kota Sidoarjo terus diperketat hingga dini hari oleh Patroli Gabungan dan Piket Pamapta Polresta Sidoarjo guna mengantisipasi aksi balasan.
Kompol Sugeng memastikan tidak ada korban luka maupun kerugian materiil signifikan dari peristiwa tersebut. Polisi mengimbau seluruh elemen masyarakat dan komunitas suporter untuk saling menahan diri serta menjaga kondusivitas wilayah Sidoarjo.
“Alhamdulillah kejadian tersebut nihil korban luka maupun korban jiwa. Kami mengimbau warga dan para pemuda agar tetap menjaga kondusivitas dan tidak ada lagi pertikaian di jalanan,” tegasnya.












