BeritaDalam NegeriJatim

Usut Penyebab Kebakaran, Tim Investigasi Dibentuk

×

Usut Penyebab Kebakaran, Tim Investigasi Dibentuk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri
Pemerintah membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Madura, Jawa Timur, Senin (3/8). Penyelidikan dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) disertai evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan pelayaran.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan investigasi dilakukan untuk memastikan penyebab insiden sekaligus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan pelayaran.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Pemerintah segera luncurkan investigasi, karena kita harus tahu persis apa penyebab dari insiden tersebut,” ujar AHY. Menurut dia, evaluasi akan mencakup kelaikan kapal, kesiapan sumber daya manusia (SDM) awak kapal, penerapan prosedur operasional, serta faktor cuaca yang berpotensi memengaruhi keselamatan pelayaran.

Ia menegaskan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama melalui penerapan standar operasional yang ketat, mitigasi cuaca, dan peremajaan armada secara berkala.

“SOP dijalankan, protap dijalankan, keselamatan penumpang nomor satu, cuaca juga tentunya harus bisa kita mitigasi, dan selebihnya kita ingin memastikan kapal selalu dalam kondisi layak, tidak ada masalah teknis, dan semangat kita memang terus meremajakan kapal-kapal kita,” kata AHY.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga memastikan pemerintah mengawal pemenuhan seluruh hak korban. Pihaknya juga memastikan layanan kesehatan, pendampingan, dan santunan diberikan sesuai ketentuan.

“Kami telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan untuk terus mengawal proses pemenuhan hak-hak korban dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Jangan sampai ada korban ataupun keluarga yang mengalami kesulitan dalam memperoleh pelayanan maupun hak-haknya,” tegas Dudy.

Hak korban yang dikawal meliputi penyampaian informasi yang akurat kepada keluarga, pelayanan dan rujukan medis, kemudahan identifikasi korban, fasilitasi keluarga korban, serta penyelesaian santunan dan perlindungan asuransi sesuai ketentuan.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Bedah Rumah Purnawirawan di Driyorejo

Kementerian Perhubungan juga memastikan pendataan identitas korban dan pencocokan manifes dilakukan secara cermat agar informasi yang disampaikan kepada keluarga akurat. Operator kapal diminta bersikap kooperatif dengan menyediakan informasi, membantu proses administrasi, serta memenuhi seluruh kewajiban kepada korban dan keluarganya.

Sementara itu, operasi pencarian korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan hingga seluruh proses penanganan dinyatakan selesai. (ant/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memulai pilot project integrasi sistem Coretax…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Surabaya Great Expo (SGE) 2026 resmi dibuka di Exhibition Hall Grand City, Surabaya, Rabu (5/8), sebagai ajang…

Berita

Mojokerto, Jatim Mandiri Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto menyelidiki laporan dugaan pelanggaran pengelolaan air…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Polres Pasuruan menonjobkan anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan kasus seorang terduga pelaku judi online…

Berita

Probolinggo, Jatim Mandiri Pemerintah Kota Probolinggo memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan…