Intisari Berita:
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Gresik yang tengah menggelar MPLS bagi 405 siswa.
Khofifah mengibarkan bendera Merah Putih bersama siswa menyambut HUT ke-81 RI, meninjau asrama, serta menargetkan lingkungan sekolah bebas dari aksi perundungan (anti-bullying).
Pembangunan SRT 1 Gresik telah mencapai 99 persen dengan fasilitas lengkap yang dirancang khusus untuk kenyamanan siswa berasrama.
Gresik, Jatimmandiri.id — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Gresik pada Sabtu (1/8/2026) siang. Di tengah antusiasme para siswa yang memulai kehidupan di sekolah berasrama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir menyapa mereka satu per satu.
Di dampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra. Restu Novi Widiani, MM, Gubernur Khofifah mengajak seluruh siswa bersama-sama mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan sekolah sebagai simbol semangat menyambut Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momen hangat berlanjut saat Gubernur Khofifah mendatangi ruang makan asrama dan berbincang langsung dengan para siswa untuk mendengar pengalaman pertama mereka tinggal di asrama sekolah.
Khofifah menegaskan bahwa kenyamanan siswa tidak hanya di ukur dari kemegahan bangunan, tetapi dari ruang belajar yang aman, ramah, serta bebas dari intimidasi.
“Jangan sampai ada perundungan (bullying). Apalagi ada siswa SD yang masih sangat rentan dan membutuhkan pendampingan. Agar terhindar dari perundungan. Paling tidak satu bulan sekali SRT 1 Gresik bisa mendatangkan psikolog untuk melakukan pendampingan dan dialog kepada siswa,” tegas Khofifah.
Progres Pembangunan 99 Persen dan Fasilitas Asrama Spesial
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah turut memantau perkembangan fisik pembangunan kawasan sekolah terpadu ini. Dan yang di laporkan telah menyentuh angka 99 persen.
Sekolah berasrama ini di tunjang fasilitas lengkap seperti ruang kelas modern, laboratorium, asrama ramah anak, arena olahraga, hingga aula serbaguna.
Penyelenggaraan SRT 1 Gresik:
-
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS): Telah dimulai sejak Jumat (31/7/2026) untuk adaptasi siswa di lingkungan baru.
-
Jumlah Peserta Didik: Menampung total 405 siswa (270 siswa baru, 75 siswa pindahan dari SRMA 37 Gresik, serta 60 siswa titipan dari SRMA 25 Lamongan).
-
Fasilitas Ramah Anak: Didesain convenient agar siswa merasa aman dan kerasan seperti tinggal di rumah sendiri.
“Menurut saya, SRT 1 Gresik merupakan ruang belajar yang sangat spesial. Sangat convenient, baik dari sisi luas kawasan maupun fasilitas yang di miliki. Semoga anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi,” tambah Khofifah.
Kenyamanan tersebut di akui oleh Rafi, salah seorang siswa jenjang SD. “Fasilitas sekolah sangat enak, apalagi tempat tidur di asrama yang nyaman membuat saya semakin bersemangat belajar. Dan tinggal bersama teman-teman baru,” tuturnya.
Kehadiran SRT 1 Gresik di harapkan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter. Serta berdaya saing tinggi dalam iklim pendidikan yang inklusif dan aman.












