Jatim

Protes Jalan Rusak, Warga Pacet Selatan Tanam Pohon Pisang

×

Protes Jalan Rusak, Warga Pacet Selatan Tanam Pohon Pisang

Sebarkan artikel ini
Jalan rusak
Protes Jalan Rusak, Warga Pacet Selatan Tanam Pohon Pisang
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Warga Dusun Pacet Selatan, Mojokerto menanam puluhan pohon pisang di sepanjang jalan kabupaten sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki selama 5 tahun.

  • Aksi tersebut sekaligus menjadi penanda bahaya bagi para pengendara motor mengingat kontur jalan di kawasan setempat memiliki tanjakan dan turunan yang curam.

  • DPUPR Kabupaten Mojokerto menyatakan perbaikan jalan sudah memiliki DED dan masuk Prioritas 1 APBD/Banprov 2027, sekaligus disiapkan sebagai jalur alternatif pemisahan turunan rawan rem blong kawasan Sendi.

Mojokerto, Jatimmandiri.id — Bentuk kekecewaan terhadap lambatnya penanganan infrastruktur ditunjukkan oleh warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Pada Jumat (31/7/2026) pagi, warga membentangkan protes dengan menanami jalan kabupaten dari wilayah RT 1 hingga RT 4 menggunakan puluhan pohon pisang.

Selain meluapkan kekesalan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, penanaman pohon pisang ini difungsikan sebagai rambu peringatan darurat bagi pengguna jalan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kecelakaan fatal, mengingat kontur jalan di kawasan lereng gunung tersebut didominasi tanjakan dan turunan yang berisiko tinggi bagi pengendara motor.

Salah seorang warga setempat, Winarto (55), mengungkapkan bahwa pengajuan perbaikan jalan sejatinya sudah dilayangkan masyarakat sejak lima tahun lalu.

“Warga sudah mengajukan permohonan perbaikan jalan sejak lima tahun lalu, bahkan sudah ada pengukuran, tapi belum ada respons dari DPUPR Kabupaten Mojokerto hingga saat ini. Kami sampai swadaya menambal sendiri pakai cor semen dari uang iuran,” ujar Winarto.

Terhubung dengan Jalur Alternatif Pemisahan Turunan Maut Sendi

Menanggapi aksi protes warga, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henry Surya, memberikan penjelasan bahwa perbaikan ruas jalan tersebut telah masuk dalam skema perencanaan strategis daerah.

Baca Juga  Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Pertanian dan 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar pada Hari Bhayangkara ke-80

Henry menegaskan, pihaknya telah menyusun dokumen Detail Engineering Design (DED) serta mengajukan bantuan keuangan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Rencana perbaikan DPUPR Mojokerto:

  • Prioritas Anggaran 2027: Perbaikan jalan Dusun Pacet Selatan diproyeksikan masuk sebagai Prioritas 1 pada tahun anggaran 2027 mendatang.

  • Solusi Rem Blong Kerap Terjadi: Jalan ini direncanakan terintegrasi dengan Jalur Ngepreh untuk memisah arus kendaraan turun dari arah Batu/Sendi agar menghindari Tikungan Gotekan yang rawan kecelakaan.

  • Jalur Angkutan Umum & Wisata: Rekayasa lalu lintas ini disiapkan guna menampung laju kendaraan matik hingga armada bus AKDP PO Bagong rute Mojokerto-Batu agar melewati jalur yang lebih landai.

“Kami sudah mengusulkan ke provinsi, sudah ada DED-nya dan masuk prioritas 1 tahun anggaran 2027, tinggal menunggu kesiapan anggaran pemkab atau provinsi,” terang Henry.

Masyarakat berharap koordinasi antara Pemkab Mojokerto dan Pemprov Jatim dapat dipercepat agar alokasi anggaran terealisasi lebih awal, sehingga keselamatan warga lokal maupun wisatawan yang melintas di kawasan Pacet dapat terjamin.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *