Tek: Sinergi Pemkab Probolinggo, OJK, LPS dan perbankan dalam Program KEJAR KOMPAS-SAE diharapkan melahirkan generasi gemar menabung dan cerdas mengelola keuangan.
Probolinggo, Jatim Mandiri
Pemerintah Kabupaten Probolinggo bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang dan LPS II Surabaya menggelar Training of Trainers (ToT) Program KEJAR KOMPAS-SAE di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (28/7). Kegiatan yang diikuti 500-an peserta ini bertujuan membangun budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang sehat sejak dini melalui penguatan literasi keuangan.
Peserta terdiri atas kepala sekolah, guru, komite sekolah, perangkat daerah, hingga perwakilan perbankan. Mewakili Bupati Probolinggo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghafur, mengajak para guru menjadi agen literasi keuangan di sekolah masing-masing.
Menurutnya, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar dalam penguatan edukasi keuangan dengan ribuan satuan pendidikan yang dapat menjadi motor penggerak budaya menabung bagi pelajar.
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal sekaligus mewaspadai penipuan digital.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang Syamsul Hidayat, mengingatkan pentingnya memahami perlindungan simpanan nasabah sebagai upaya meningkatkan kepercayaan terhadap industri perbankan.
Melalui sinergi Pemkab Probolinggo, OJK, LPS, dan perbankan, Program KEJAR KOMPAS-SAE diharapkan melahirkan generasi yang gemar menabung, cerdas mengelola keuangan, serta lebih siap menghadapi tantangan ekonomi digital. (yf/ibn)












