Jatim

Ziarah Leluhur Awali Puncak Hari Jadi Lamongan ke-457, Perkuat Nilai Keteladanan

Editor: Eko Yudiono
×

Ziarah Leluhur Awali Puncak Hari Jadi Lamongan ke-457, Perkuat Nilai Keteladanan

Sebarkan artikel ini
Rangkaian ziarah diawali dengan tabur bunga di sejumlah makam tokoh dan sesepuh yang tersebar di beberapa kecamatan, seperti Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, hingga Glagah pada Minggu (24/5).
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menggelar tradisi ziarah leluhur sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan sekaligus upaya meneladani jasa para pendahulu yang telah berjasa membangun daerah.

Rangkaian ziarah diawali dengan tabur bunga di sejumlah makam tokoh dan sesepuh yang tersebar di beberapa kecamatan, seperti Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup, hingga Glagah pada Minggu (24/5). Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Senin (25/5) dengan ziarah ke Makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menjelaskan, peringatan Hari Jadi Lamongan tidak lepas dari sejarah pelantikan Tumenggung Surajaya atau yang dikenal sebagai Mbah Lamong oleh Sunan Giri IV sebagai Adipati pertama Lamongan. Momentum ini, menurutnya, menjadi pengingat penting tentang tanggung jawab kepemimpinan yang harus dijalankan dengan amanah.

“Peringatan ini menjadi refleksi bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk memimpin, baik dalam lingkup pemerintahan, keluarga, maupun diri sendiri. Karena itu, amanah harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pak Yes menekankan bahwa peringatan HJL juga berfungsi untuk memperkuat jati diri masyarakat Lamongan agar tetap berpegang pada nilai-nilai kesantunan, budaya, dan keteladanan, di tengah derasnya arus perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Ia berharap, melalui peringatan ini, masyarakat Lamongan dapat terus menjaga identitas sebagai bagian dari budaya Jawa dan bangsa Indonesia, sekaligus berkomitmen untuk membangun daerah yang lebih maju.

“Kita harus terus memperkuat jati diri agar tidak tergerus perubahan zaman. Dengan semangat Hari Jadi ini, mari bersama-sama menjadikan Lamongan semakin megilan, maju, serta membawa kesejukan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Pemkab Lamongan dan Polres Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Ratusan truk dan kendaraan towing dari Gerakan Sopir Truk Jawa Timur (GSJT) memblokade dua lajur Jalan Jagir…